Jakarta

Sepekan Pasca Bentrokan Maut, Aktivitas Warga dan Sekolah di Matraman Dalam Mulai Kembali Normal

Laode Akbar | 3 Agustus 2026, 15:02 WIB
Sepekan Pasca Bentrokan Maut, Aktivitas Warga dan Sekolah di Matraman Dalam Mulai Kembali Normal
Situasi terkini Matraman Dalam pasca bentrokan maut. - (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA – Suasana di Jalan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat, telah kembali normal usai bentrokan antar kelompok warga yang berlangsung pada pekan lalu, Minggu (26/7/2026).

Pantauan Akurat Jakarta pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB menunjukkan aktivitas masyarakat telah berlangsung seperti biasa.

Tidak terlihat lagi personel kepolisian berjaga di sepanjang ruas jalan yang sebelumnya menjadi salah satu titik pengamanan pasca bentrokan.

Baca Juga: Aksi Memukau Hokky dan Kartika Ajie Lawan Aston Villa, Zaki: Modal Hadapi Musim Baru

Arus lalu lintas juga terpantau lancar dengan kendaraan roda dua dan roda empat melintas tanpa hambatan berarti.

Sejumlah pedagang kaki lima yang sempat menghentikan aktivitasnya kini mulai kembali memenuhi sisi Jalan Matraman Dalam.

Tak hanya aktivitas warga yang kembali normal, kegiatan belajar mengajar di sekitar lokasi bentrokan juga telah pulih.

Dua sekolah yang sebelumnya menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ), yakni RA Raudlotul Athfal dan MI Karisma di kawasan Pegangsaan, Menteng, kini telah kembali menggelar pembelajaran tatap muka.

Baca Juga: Prediksi Skor Celtic vs Dundee di Scottish Premiership, 4 Agustus 2026: Mampukah Sang Juara Raih Kemenangan Perdana?

Sebelumnya, kedua sekolah tersebut sempat memberlakukan PJJ sebagai langkah antisipasi menyusul bentrokan yang terjadi di kawasan Matraman Dalam dan Jalan Tambak. Kebijakan itu diambil demi menjaga keamanan para siswa dan tenaga pendidik.

Diketahui, bentrokan antarkelompok terjadi di kawasan Matraman Dalam hingga Jalan Tambak pada Minggu, 26 Juli 2026.

Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

Pascakejadian, aparat TNI-Polri sempat disiagakan untuk mengantisipasi bentrokan susulan serta menjaga situasi keamanan di kawasan tersebut.

Penyidiki Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya telah menetapkan tujuh tersangka dalam insiden tersebut.

Kedua perkara ditangani oleh Polda Metro Jaya dan Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Pusat.

Baca Juga: Nekat Terjun ke Kali BKB Demi Ambil Kunci, Pemuda 19 Tahun Ditemukan Tewas, Begini Kronologinya

Dalam perkara perusakan gerobak pedagang, polisi menetapkan empat tersangka. Sedangkan dalam perkara pengeroyokan, tiga orang dijadikan tersangka.

"Untuk perkara perusakan ini inisial GNA, AJL, FAM, dan ELL. Untuk perkara pengeroyokan itu ada tiga: SK, AS, dan OR," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto kepada wartawan di tempat kejadian perkara, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026). (*)

Gambar: Kondisi Jalan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat, yang berlangsung kembali normal (Laode/Akurat Jakarta)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.