Jakarta

Warga Harap JPO Tendean Dibangun Kembali, Sebut Akses Alternatif Terlalu Jauh dan Melelahkan

Laode Akbar | 15 Juli 2026, 18:15 WIB
Warga Harap JPO Tendean Dibangun Kembali, Sebut Akses Alternatif Terlalu Jauh dan Melelahkan
JPO Tendean yang ambruk akibat ditabrak truk triler.

AKURAT JAKARTA – Pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, imbas ditabrak truk pengangkut alat berat tak hanya menghilangkan fasilitas penyeberangan bagi pejalan kaki.

Warga sekitar kini berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera membangun kembali JPO tersebut karena akses penyeberangan alternatif dinilai terlalu jauh.

Salah seorang pedagang di sekitar lokasi, Dedy (45), mengatakan JPO Tendean telah menjadi fasilitas yang digunakan masyarakat selama puluhan tahun.

Baca Juga: Anak Sulit Beradaptasi di Sekolah Baru? Kuncinya Ternyata Ada pada Orang Tua dan Guru

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat penting karena menjadi akses utama warga untuk menyeberangi Jalan Kapten Tendean yang memiliki arus lalu lintas padat.

"Harus dibikin lagi lah. Soalnya buat akses orang nyeberang. Sekarang enggak ada lagi, cuma dulu ini satu-satunya akses buat nyeberang. Memang ada penyeberangan dekat pom bensin Shell, tapi jauh," kata Dedy saat ditemui di lokasi, Selasa (15/7/2026).

Dedy mengaku telah berjualan di kawasan tersebut selama sekitar tiga tahun. Ia bahkan harus memindahkan lapaknya setelah proses pembongkaran JPO dilakukan.

Menurutnya, tanpa JPO, masyarakat harus berjalan cukup jauh untuk mencapai penyeberangan berlampu lalu lintas yang berada di dekat SPBU Shell.

Kondisi itu dinilai menyulitkan pejalan kaki, terutama pelajar dan warga yang setiap hari beraktivitas di sekitar kawasan Tendean.

"Pengennya secepatnya dibangun lagi biar mempermudah akses ke seberang buat pejalan kaki. Apalagi ini jalan ramai kendaraan," ujarnya.

Baca Juga: Kemenag Siapkan Materi Edukasi di Sekolah Keagamaan untuk Cegah Penyebaran Budaya LGBTQ

Ia menambahkan, selama ini JPO tersebut juga banyak dimanfaatkan oleh anak-anak sekolah yang menyeberang setiap pagi dan sore hari.

"Ini bangunan sudah lama. Buat anak-anak sekolah juga sering dipakai. Yang dari sana ke sini, dari sini ke sana, banyak yang lewat JPO ini," tuturnya.

Keluhan serupa disampaikan seorang warga Mampang Prapatan, Rina (34), yang setiap hari melintasi kawasan Tendean untuk bekerja.

Menurutnya, keberadaan JPO sangat membantu karena lalu lintas di ruas jalan tersebut padat dan kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.

"Kalau enggak ada JPO jadi harus muter jauh. Buat yang jalan kaki lumayan capek dan makan waktu. Mudah-mudahan cepat dibangun lagi karena memang dibutuhin," kata Rina.

Diketahui, JPO Tendean dibongkar setelah mengalami kerusakan parah akibat tertabrak truk pengangkut alat berat pada Selasa (14/7/2026) dini hari.

Baca Juga: JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk Triler Rampung Dibongkar, Arus Lalu Lintas Kembali Normal

Sejak pembongkaran dilakukan, pejalan kaki hanya dapat menggunakan penyeberangan berlampu lalu lintas yang berjarak ratusan meter dari lokasi bekas JPO.

Hingga kini, Dinas Bina Marga belum dapat memastikan kapan pembangunan ulang JPO tersebut akan dimulai. Sebab, proses penyusunan perencanaan teknis masih dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.