Jakarta

Viral Tumpukan Sampah di Cakung, Gubernur Pramono Sebut Akibat Berkurangnya Tampungan TPST Bantargebang

Laode Akbar | 3 Juli 2026, 15:07 WIB
Viral Tumpukan Sampah di Cakung, Gubernur Pramono Sebut Akibat Berkurangnya Tampungan TPST Bantargebang
Tumpukan sampah di kawasan Cakung, Jakarta Timur

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan penyebab penumpukan sampah yang dikeluhkan warga di kawasan Cakung, Jakarta Timur, yang sempat viral di media sosial.

Ia menyebut berkurangnya kapasitas tampungan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang menjadi salah satu penyebabnya.

Pramono mengatakan, tumpukan sampah tersebut langsung dibersihkan setelah dirinya menerima laporan dari masyarakat. Sebanyak 54 ton sampah berhasil diangkut dari lokasi.

Baca Juga: Tegaskan Independensi, UI Sebut Kajian Mahasiswa Bukan Sikap Resmi Kampus

"Yang pertama yang berkaitan dengan tumpukan sampah di Cakung. Kebetulan tumpukan ini di media sosial begitu ramai dan kemarin ketika saya mendapatkan laporan dari masyarakat, saya langsung memerintahkan untuk dibersihkan. Dan alhamdulillah kemarin sudah dibersihkan," kata Pramono kepada wartawan dikutip, Jumat (3/7/2026).

Meski demikian, Pramono menilai peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa Jakarta masih menghadapi persoalan serius dalam pengelolaan sampah.

Menurutnya, berkurangnya daya tampung TPST Bantargebang membuat upaya pengurangan sampah dari sumber menjadi semakin mendesak, salah satunya melalui program pemilahan sampah.

"Tetapi ini menjadi catatan bagi kita semua bahwa peristiwa yang seperti ini bisa terjadi karena memang problem sampah di Jakarta. Karena ada pengurangan tampungan di Bantargebang, ini mengakibatkan pilah sampah itu menjadi program salah satu yang harus dikejar," ujarnya.

Baca Juga: Setelah Keluarkan Ingub Gerakan Pilah Sampah, Gubernur Pramono Kelakar: Kini Diawasi Istri di Rumah

Pramono juga mengapresiasi masyarakat yang melaporkan persoalan tersebut. Ia menegaskan tidak keberatan menerima berbagai bentuk laporan dari warga karena dinilai membantu pemerintah merespons persoalan di lapangan dengan cepat.

"Maka dengan demikian, kami menyampaikan terima kasih atas masukan dari masyarakat dan saya tidak pernah keberatan dengan laporan dalam bentuk apa pun. Tetapi kemarin kurang lebih 54 ton sampah berhasil dibersihkan," katanya.

Pada kesempatan itu, politikus PDIP itu mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan ikut menjaga kebersihan lingkungan.

"Saya meminta kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Mari kita jaga bersama Jakarta menjadi lebih rapi, lebih bersih, terutama hal yang berkaitan dengan sampah," tuturnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.