Jakarta

Gubernur Pramono Targetkan LRT Jakarta Tersambung hingga Dukuh Atas Selesai Akhir 2028

Laode Akbar | 30 Juni 2026, 14:32 WIB
Gubernur Pramono Targetkan LRT Jakarta Tersambung hingga Dukuh Atas Selesai Akhir 2028
Ilustrasi - LRT Jakarta

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menargetkan proyek perpanjangan jalur LRT Jakarta dari Manggarai menuju Dukuh Atas dapat rampung pada akhir 2028 atau paling lambat 2029.

Menurut Pramono, proyek tersebut akan memperkuat integrasi transportasi publik di ibu kota karena Dukuh Atas akan menjadi simpul yang menghubungkan enam moda transportasi.

"Untuk LRT yang dari Manggarai akan kami sambungkan sampai dengan Dukuh Atas. Mudah-mudahan tahun 2028 akhir atau 2029 sudah selesai karena tidak ada pembebasan lahan," kata Pramono di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (29/6/2026).

Baca Juga: Bangun 11 Rusun Baru pada 2027, Gubernur Pramono Pastikan Bakal Dibiayai Penuh APBD DKI Jakarta

Ia menjelaskan, proses pembangunan dinilai dapat berjalan lebih cepat lantaran tidak memerlukan pembebasan lahan. Selain itu, anggaran proyek juga telah disiapkan dalam APBD sehingga pekerjaan dapat segera dimulai.

"Sekarang ini anggarannya sudah dipersiapkan di APBD yang sekarang sehingga bisa langsung dikerjakan mulai dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas," ujarnya.

Politikus PDIP itu mengatakan, kawasan Dukuh Atas nantinya akan menjadi pusat integrasi enam moda transportasi, yakni LRT Jakarta, LRT yang dibangun pemerintah pusat, MRT Jakarta, TransJakarta, Kereta Bandara, serta layanan JakLingko dan angkutan pengumpan lainnya.

"Pedestrian Dukuh Atas itu memang bentuknya bulat. Sebagian orang secara simpel mengatakan seperti donat. Akan menghubungkan enam moda, yaitu dua LRT, MRT, TransJakarta, kereta bandara, sama JakLingko dan sebagainya yang internal," tuturnya.

Baca Juga: Kaca Mobil Putri Indonesia Pecah Dilempar Batu di Pondok Indah

Saat ini, jalur LRT Jakarta yang menghubungkan Velodrome hingga Manggarai memiliki panjang sekitar 12,5 kilometer dengan 11 stasiun.

Setelah diperpanjang sekitar dua kilometer hingga Dukuh Atas, total panjang lintasan akan mencapai sekitar 14,5 kilometer.

"Kalau itu terjadi maka dari Velodrome sampai dengan Dukuh Atas sekitar 14,5 kilometer. Dan kalau itu terjadi maka konektivitas Jakarta makin terkoneksi dengan baik," ucap Pramono.

Diketahui, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mengebut pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai dengan progres 93,07 persen.

Baca Juga: Prediksi Skor Prancis vs Swedia di Piala Dunia, 1 Juli 2026: Mampukah Les Blues Amankan Tiket 16 Besar dengan Mudah?

WSKT bersama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) telah memulai rangkaian Testing and Commissioning (T&C) sistem perkeretaapian LRT Jakarta Fase 1B dengan melaksanakan tes jalur lintasan sepanjang 3,6 kilometer (km) yang menghubungkan Stasiun Velodrome dengan Stasiun Pramuka. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.