Penting! Polri Tunda Operasi Patuh Jaya 2026 yang Semula Dimulai Hari Ini, Berikut Alasan dan Penjelasan Kakorlantas

AKURAT JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi menunda pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026 yang sedianya dijadwalkan mulai berjalan hari ini, Senin (8/6/2026).
Penundaan mendadak ini dilakukan karena korps Korlantas Polri sedang mengalihkan fokus dan konsentrasi penuh untuk mempersiapkan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli mendatang.
Alasan Penundaan Operasi Patuh Jaya 2026
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, mengonfirmasi langsung kebijakan penundaan ini. Menurutnya, seluruh jajaran kepolisian saat ini tengah mengutamakan persiapan matang menyambut hari jadi Polri.
"Kita tunda (Operasi Patuh Jaya). Polri konsen Hari Bhayangkara," ujar Irjen Agus Suryonugroho kepada awak media, Senin (8/6/2026).
Meski demikian, pihak kepolisian belum merilis jadwal baru terkait kapan Operasi Patuh Jaya 2026 akan kembali digelar secara serentak.
Target Awal dan Skema Operasi
Sebelum muncul keputusan penundaan, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah mematangkan rencana operasi yang ditargetkan berlangsung selama 14 hari, mulai 8 Juni hingga 21 Juni 2026.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, menjelaskan bahwa operasi kewilayahan ini dirancang untuk menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di kawasan ibu kota dan sekitarnya.
"Jakarta sendiri mencatat pertumbuhan kendaraan sekitar 3 persen setiap tahunnya. Dengan pertumbuhan kendaraan yang begitu pesat, dibutuhkan tingkat kepatuhan yang lebih tinggi dari para pengguna jalan," jelas Kombes Komarudin pada Rabu (3/6/2026) lalu.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang didominasi oleh tindakan edukasi dan pencegahan (preventif), Operasi Patuh Jaya 2026 kali ini difokuskan pada penegakan hukum langsung (tilang) bagi para pelanggar lalu lintas.
Baca Juga: Drama Menit Akhir, Indonesia U-19 Bungkam Vietnam dan Segel Tiket Semifinal
Ribuan Personel Gabungan Disiagakan
Guna memastikan jalannya operasi yang masif di berbagai titik rawan Jakarta, sebanyak 2.798 personel gabungan telah disiapkan.
Kekuatan pengamanan ini tidak hanya menurunkan anggota Polri, melainkan juga melibatkan unsur penting lainnya seperti TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satpol PP.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





