Jakarta

Kapan One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Diterapkan? Ini Kata Korlantas Polri

M Rahman Akurat | 23 Maret 2026, 11:07 WIB
Kapan One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Diterapkan? Ini Kata Korlantas Polri
Ilustrasi - One way mudik lebaran 2026

AKURAT JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi mengumumkan pemberlakuan skema rekayasa lalu lintas one way nasional guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada periode arus balik Lebaran 2026.

Kebijakan ini diambil berdasarkan koordinasi ketat antara Polri, Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, dan Jasa Raharja.

Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, mengonfirmasi bahwa sistem satu arah ini dijadwalkan mulai berlaku pada Selasa, 24 Maret 2026 besok.

Baca Juga: Cari Lokasi Parkir Gak Bakalan Bingung, New Toyota Rush GR Sport 2026 Pamer Fitur Start Stop Button dan Smart Tech, SUV Lain Ada Gak?

"Korlantas Polri akan menerapkan skema one way nasional untuk arus balik yang direncanakan dimulai pada tanggal 24 Maret, sesuai arahan Kapolri," ujar Agus dalam keterangan resminya, Minggu (22/3/2026).

Mengenal Sistem One Way Arus Balik

Berbeda dengan contraflow yang hanya menggunakan sebagian lajur, sistem one way akan menutup total jalur dari arah berlawanan untuk digunakan searah menuju Jakarta dan sekitarnya.

Langkah ini dinilai efektif untuk meningkatkan kapasitas jalan tol secara maksimal selama puncak arus balik, sehingga mengurangi kemacetan parah.

Bagi pengendara dari arah sebaliknya, petugas akan mengarahkan kendaraan menuju rute alternatif non-tol selama skema ini berlangsung.

Selain one way nasional, Korlantas Polri juga menyiapkan one way lokal secara bertahap di titik-titik rawan kemacetan mulai 23 Maret 2026.

Baca Juga: 9 Makanan Penurun Kolesterol Alami Paling Ampuh, Disarankan Dokter Dikonsumni Usai Lebaran

Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, memprediksi puncak arus balik akan terjadi dalam dua gelombang.

Gelombang Pertama pada Selasa, 24 Maret 2026. Gelombang Kedua pada Sabtu-Minggu, 28-29 Maret 2026.

"Kami mohon kerja sama pengguna jalan untuk dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik lagi agar tidak terjebak penumpukan kendaraan," kata Rivan.

Untuk menghindari kemacetan total di puncak arus balik, Irjen Agus Suryonugroho menyarankan pemudik untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA).

"Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengatur jadwal perjalanan kembali pada tanggal 26 hingga 28 Maret 2026 guna memecah kepadatan," katanya.

Baca Juga: Hasil Seleksi Ketat Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026: !7 Pemain Dicoret dan 24 Dipertahankan, Berikut Nama-namanya

Kapolri Jenderal Listyo Sigit juga telah menginstruksikan seluruh jajaran di jalur tol maupun arteri untuk bersiaga penuh melakukan pengamanan dan rekayasa lalu lintas hingga 29 Maret 2026.

Pastikan saldo e-toll mencukupi dan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan balik. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.