Jakarta

Menkeu Tepis Ekonomi Lesu, Daya Beli Masyarakat Justru Menguat

Aisya Nur Aziza | 6 Juni 2026, 23:47 WIB
Menkeu Tepis Ekonomi Lesu, Daya Beli Masyarakat Justru Menguat
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

AKURAT JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menepis kekhawatiran terkait melemahnya daya beli masyarakat.

Ia menilai aktivitas ekonomi domestik justru masih menunjukkan tren positif, yang tercermin dari ramainya pusat perbelanjaan di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Bogor, dan Bandung.

Menurut Purbaya, indikator makroekonomi saat ini mengonfirmasi bahwa konsumsi rumah tangga masih tumbuh kuat.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp18.000, Menkeu Purbaya Optimis Nilai Fundamental Jauh Lebih Perkasa

Ia merujuk pada data Mandiri Spending Index (MSI) per 17 Mei 2026 yang mencatat lonjakan indeks konsumsi masyarakat ke level 123,2.

"Ini menunjukkan domestic demand yang kuat dan juga to some extent menggambarkan daya beli masyarakat yang masih kuat," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Jumat (5/6/2026).

Adapun tak hanya itu saja, sektor otomotif juga mencatatkan rapor hijau pada awal kuartal kedua tahun ini.

Penjualan mobil dilaporkan melesat hingga 55%, sementara pasar sepeda motor tumbuh positif di angka 28,1%.

Baca Juga: Jawab Rumor Reshuffle, Mensesneg Jawab Posisi Menkeu Purbaya

Bagi Menkeu, kepadatan di jalan raya dan pusat hiburan merupakan indikator riil di lapangan bahwa roda ekonomi tetap berputar kencang.

"Kalau kita ke Jakarta, Bogor, Bandung, macet. Mal penuh menggambarkan ya memang ekonomi aktivitas, daya beli masyarakat tetap cukup," imbuhnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.