Jakarta

Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha Rabu 27 Mei 2026, Sama dengan Pemerintah

Yusuf Doank | 6 Mei 2026, 14:50 WIB
Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha Rabu 27 Mei 2026, Sama dengan Pemerintah
Ilustrasi

AKURAT JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menetapkan awal Zulhijah hingga hari raya Idul Adha 2026 atau 1447 Hijriah.

Berdasarkan perhitungan hisab hakiki wujudul hilal, warga Muhammadiyah akan merayakan Idul Adha pada Rabu, 27 Mei 2026.

Penetapan dari Muhammadiyah ini juga selaras dengan prediksi awal dari pemerintah.

Baca Juga: Kabar Gembira, Pemprov Jakarta Pastikan Pajak Kendaraan Listrik Tetap Gratis

Dalam maklumat tersebut, Muhammadiyah merinci rangkaian hari-hari besar pada bulan Zulhijah sebagai berikut:

  1. 1 Zulhijah 1447 H: Jatuh pada hari Senin Kliwon, 18 Mei 2026. Ini menandai dimulainya sepuluh hari pertama bulan Zulhijah yang penuh keutamaan.

  2. Hari Arafah (9 Zulhijah): Jatuh pada hari Selasa Pon, 26 Mei 2026. Pada hari ini, umat Islam yang tidak berhaji disunnahkan untuk menjalankan puasa Arafah.

  3. Iduladha (10 Zulhijah): Jatuh pada hari Rabu Wage, 27 Mei 2026. Pada tanggal inilah salat Iduladha dilaksanakan dan penyembelihan hewan kurban dimulai.

Prediksi sementara menunjukkan adanya kesamaan tanggal antara ketetapan Muhammadiyah dengan kalender yang disusun pemerintah.

Namun, secara resmi Pemerintah melalui Kementerian Agama tetap akan menggelar Sidang Isbat untuk menentukan posisi hilal secara langsung di akhir bulan Zulkaidah mendatang.

Muhammadiyah berharap penetapan lebih awal ini dapat memberikan kepastian bagi masyarakat dalam mengatur jadwal, khususnya bagi para pedagang hewan kurban dan panitia pelaksana ibadah kurban di daerah-daerah.

Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kerukunan dan semangat berbagi dalam menyambut hari raya kurban yang akan datang, sebagai momentum penguatan kepedulian sosial di tanah air.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y