Jakarta

Arab Saudi Jamin Pelaksanaan Haji 2026 Aman di Tengah Konflik Timur Tengah, Minta Masyarakat Indonesia Tidak Khawatir

M Rahman Akurat | 26 Maret 2026, 16:36 WIB
Arab Saudi Jamin Pelaksanaan Haji 2026 Aman di Tengah Konflik Timur Tengah, Minta Masyarakat Indonesia Tidak Khawatir
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi.

AKURAT JAKARTA – Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, memastikan bahwa pelaksanaan Haji 1447 H / 2026 M akan tetap berjalan sesuai rencana, meskipun situasi di kawasan Timur Tengah sedang memanas akibat ketegangan dengan Iran.

"Arab Saudi sampai saat ini alhamdulillah dalam keadaan aman dan stabil. Berkaitan dengan haji, tetap berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan pemerintah," ujar Faisal dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Arab Saudi, Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Dubes Faisal juga menyebut persiapan musim haji 2026 sudah dilakukan dengan baik dan tidak ada kendala.

Baca Juga: Tren Diet Tanpa Nasi, Ini Risiko Tersembunyinya yang Harus Kamu Ketahui

"Insya'allah persiapan berjalan lancar, sesuai dengan rencana dan insyaallah tidak ada dampak apa pun," tegasnya.

Faisal juga menuturkan penerbangan menuju Saudi akan mengangkut jemaah haji sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

Karenanya, pemerintah Saudi mengimbau masyarakat Indonesia agar tidak khawatir. Pelaksanaan haji 2026 tetap berjalan sesuai rencana.

Tolak Serangan Iran dan Jamin Keamanan Jamaah

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Faisal juga menyampaikan kecaman keras terhadap serangan yang dilayangkan Iran kepada Arab Saudi dan negara-negara Teluk lainnya.

"Dalam kesempatan kali ini kami kembali ingin menyampaikan penolakan terhadap serangan yang dilakukan oleh Iran kepada Kerajaan Arab Saudi dan juga kepada negara-negara Arab teluk dan juga negara-negara Arab Islam lainnya yang ada di kawasan," ungkapnya.

Baca Juga: Kebijakan Tarif Rp1 Berhasil Dorong Masyarakat Naik Transjakarta, Dua Hari Edisi Lebaran Capai 1,1 Juta Pelanggan

Lebih lanjut Faisal mengatakan hal yang dilakukan Iran terutama terhadap Saudi dan negara-negara Arab teluk lainnya sengaja dipersiapkan untuk memantik permusuhan.

"Dan tentu permusuhan yang dilakukan oleh Iran ini terutama terhadap Kerajaan Arab Saudi dan juga negara-negara Arab teluk lainnya memang telah dipersiapkan sebelumnya untuk sengaja melakukan permusuhan terhadap Kerajaan Arab Saudi dan negara-negara lainnya," urai Faisal.

Dia juga menyebut serangan Iran menyebabkan munculnya ketidakpercayaan negara-negara di kawasan.

"Sampai saat ini serangan-serangan yang dilakukan oleh Iran masih terus berlanjut di kawasan dan tentu serangan yang dilakukan ini telah mengakibatkan ketidakpercayaan negara-negara di kawasan horizontal," tandasnya.

Baca Juga: Waspada Banjir! BPBD DKI Prediksi Hujan Lebat Landa Jakarta hingga 29 Maret 2026

3 Skenario Mitigasi dari Kementerian Haji RI

Menanggapi dinamika di Timur Tengah, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI telah menyiapkan langkah antisipasi.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), memaparkan tiga skenario utama dalam penyelenggaraan Haji 2026:

1. Haji Tetap Berangkat dengan Mitigasi Ketat

Jika Saudi tetap membuka penyelenggaraan haji, Indonesia akan melakukan pengalihan rute penerbangan ke jalur udara yang lebih aman (diplomasi koridor aman) dan menerapkan protokol evakuasi darurat bagi jemaah.

2. Pembatalan Keberangkatan oleh Indonesia

Jika risiko dinilai terlalu tinggi meski Saudi membuka pintu, pemerintah RI berpotensi membatalkan keberangkatan. Dalam skenario ini, pemerintah akan bernegosiasi agar biaya akomodasi dan layanan yang telah dibayarkan tidak hangus dan bisa digunakan untuk tahun 2027.

3. Penutupan Haji oleh Pemerintah Arab Saudi

Jika Arab Saudi memutuskan untuk menutup pelaksanaan haji secara total, pemerintah Indonesia fokus pada pengamanan dana jemaah agar bisa kembali utuh 100 persen (refund).

"Kami menyiapkan skenario mitigasi jalur udara dan diplomasi keamanan untuk menjamin koridor aman bagi jemaah haji RI sebagai non-kombatan," jelas Gus Irfan dalam Raker bersama Komisi VIII DPR RI, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga: Viral! Truk Dinas Lingkungan Hidup DKI Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan Dekat TPU Tanah Kusir, Ini Faktanya

Hingga saat ini, baik pihak Arab Saudi maupun Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi intensif guna memastikan keselamatan ribuan jemaah haji yang dijadwalkan berangkat pada musim haji tahun ini. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.