BGN Tetapkan Skema Baru Terkait Insentif Mitra MBG

AKURAT JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) akan segera menerapkan skema insentif baru untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di mana besaran kompensasi yang diterima Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) akan ditentukan berdasarkan kualitas layanan yang mereka capai.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan mutu layanan dan fasilitas SPPG yang akan dibedakan sesuai kategori mutu.
Baca Juga: Akses Logistik Kembali Normal, TNI Dikerahkan Penuh Percepat Perbaikan Jembatan di Aceh
"Insentif yang diterima oleh SPPG atau mitra dengan kualitas baik pasti akan berbeda dengan yang excellent atau baik sekali, kan dibedakan dari situ," kata Dadan usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPR RI di Kompleks Parlemen Jakarta, Selasa.
Dadan menjelaskan bahwa SPPG yang sudah beroperasi akan melalui proses audit dan akreditasi oleh lembaga independen untuk mendapatkan sertifikasi kualitas layanan.
Dari hasil audit tersebut, BGN akan membagi SPPG ke dalam tingkatan mutu yang berbeda, yang akan menentukan besaran insentif yang diterima, apakah unggul, Baik Sekali atau Baik.
Baca Juga: Lega! Petani Korban Bencana Aceh Dipastikan Bebas Utang KUR
Skema insentif berbasis kualitas ini rencananya akan mulai dilaksanakan BGN pada bulan depan.
Di samping peningkatan mutu, BGN juga mengubah mekanisme pencairan dana ke mitra MBG untuk memastikan transparansi dan mencegah penggelapan dana, seperti yang pernah terjadi di SPPG Kalibata.
Pencairan kini dilakukan melalui akun virtual (virtual account - VA), yang berfungsi sebagai rekening bersama.
Dana hanya dapat dicairkan melalui persetujuan dua pihak: perwakilan yayasan dan Kepala SPPG.
Dadan menegaskan, seluruh transaksi akan dilakukan secara digital dan tidak ada lagi SPPG yang boleh berjalan sebelum memiliki VA.
Uang muka untuk menjalankan program (untuk 10 hari ke depan) akan masuk 10 hari setelah SPPG memiliki VA, dan sistem penggantian biaya (reimburse) kini ditiadakan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026




