Tagihan Air di Apartemen Jakarta Turun Drastis, Ini Kesepakatan Rahasia PAM Jaya dan Pengelola yang Bikin Penghuni Senang

AKURAT JAKARTA - Ada kabar baik buat para penghuni apartemen di Jakarta.
PAM Jaya akhirnya menjalin kerja sama dengan 20 pengelola apartemen untuk menerapkan sistem penagihan air langsung ke masing-masing unit.
Artinya, penghuni sekarang membayar air sesuai dengan pemakaian pribadi, bukan lagi tarif kolektif dari meteran induk yang sering bikin tagihan membengkak.
“PKS bisa menjadi solusi bagi kami untuk mendapatkan tarif yang disesuaikan,” ujar Lenny Wati Tedy, Ketua Persatuan Penghuni Rumah Sewa (PPRS) Apartemen Robinson, Selasa (15/4) seperti dikutip dari ANTARA.
Menurut Lenny, sebelum ada Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini, tagihan air bisa melonjak drastis karena dihitung berdasarkan pemakaian gabungan satu gedung.
Ketika tarif air naik di awal 2025, pengeluaran warga ikut naik tajam.
Contohnya di Apartemen Robinson, dari yang biasanya Rp60 juta per bulan, melonjak jadi lebih dari Rp100 juta.
Penyebabnya adalah karena tarif progresif dari meteran induk yang bisa mencapai Rp21.500 per meter kubik.
Tapi kini, setelah ada perjanjian baru, tarifnya jadi jauh lebih manusiawi.
Pemakaian di bawah 10 meter kubik dikenakan Rp12.500 per meter kubik, dan jika lebih dari itu, tarifnya Rp17.500.
“Program ini sangat membantu. Jadi penghuni membayar sesuai dengan pemakaian dan nanti bisa irit,” kata Lenny.
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan bahwa kerja sama ini memastikan penghuni apartemen tidak akan terdampak signifikan oleh kenaikan tarif air.
“Sebenarnya dengan ini maka mereka yang tinggal di apartemen tidak berpengaruh apa-apa, jadi tetap sama tarifnya karena rerata pemakaian tidak lebih dari 10 meter kubik,” jelas Arief.
Dengan sistem baru ini, warga apartemen bisa lebih hemat, transparan, dan merasa adil soal pembayaran air. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






