Jakarta

Wajib Tahu Langkah-langkah yang Harus Dilakukan Ketika Gempa Bumi Melanda, Simak Penjelasan Ini

Hawa E. Azhari | 19 Agustus 2024, 19:59 WIB
Wajib Tahu Langkah-langkah yang Harus Dilakukan Ketika Gempa Bumi Melanda, Simak Penjelasan Ini

AKURAT JAKARTA - Belakangan ini ramai diperbincangkan mengenai gempa bumi Megathrust yang akan guncang Indonesia.

Kabar ini pertama kali diinformasikan oleh Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika yang mengungkap adanya potensi gempa di dua Megathrust tersebut.

BMKG menyebut, jika gempa itu benar terjadi maka diperkirakan akan capai magnitudo 8,9.

Meski masih sebatas prediksi, perlu juga mengetahui apa saja yang harus dilakukan ketika bencana gempa melanda.

Baca Juga: Bikin Haru! Dapat Makan Gratis dari Pemprov DKI, Siswa SD di Gambir Ini Malah Ingin Berikan ke Neneknya yang Sedang Sakit

Ketika gempa terjadi, penting untuk tetap tenang dan mengambil tindakan yang tepat untuk melindungi diri.

Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum, selama, dan setelah gempa bumi:

1. Sebelum Gempa Terjadi

Persiapan dan Rencana Darurat:

Buat rencana darurat keluarga, termasuk titik berkumpul di luar rumah dan cara berkomunikasi jika terpisah.

Baca Juga: Tiket Early Bird The Founder5 Ludes Dalam 10 Menit, Kapan Tiket Presale akan Dijual? Simak Informasinya

Siapkan kit darurat yang berisi makanan, air, obat-obatan, senter, radio bertenaga baterai, dan perlengkapan penting lainnya.

Kenali Lokasi Aman:

Identifikasi lokasi aman di dalam rumah seperti di bawah meja yang kokoh, di dekat dinding dalam, atau di tempat yang jauh dari jendela, cermin, dan benda berat yang bisa jatuh.

Amankan Perabotan:

Kencangkan perabotan berat seperti lemari, rak buku, dan cermin ke dinding untuk mencegahnya jatuh selama gempa.

Baca Juga: Ridwan Kamil Borong 12 Partai, Anies Baswedan dan PDIP Mati Kutu di Pilkada DKI Jakarta 2024, Berikut Daftar Partai Pengusung RK-Suswono

Pelajari Teknik Bertahan Hidup:

Pelajari cara mematikan gas, air, dan listrik di rumah untuk menghindari kebakaran atau kebocoran setelah gempa.

2. Saat Gempa Terjadi

Berlindung di Tempat Aman

- Drop (Jatuhkan diri): Jatuhkan diri ke tanah untuk menghindari jatuh.

- Cover (Lindungi kepala dan leher): Berlindung di bawah meja atau benda yang kokoh untuk melindungi diri dari benda-benda yang jatuh. Jika tidak ada meja, tutupi kepala dan leher dengan tangan dan berlindung di dekat dinding dalam.

Baca Juga: Kronologi Kematian Dokter Moumita Debnath, Tewas Dirudapaksa Saat Istirahat Dari Jam Jaga

- Hold On (Pegang erat): Tetap di tempat perlindungan hingga guncangan berhenti.

Jangan Lari Keluar

Jangan mencoba berlari keluar dari bangunan selama gempa, karena bisa lebih berbahaya. Tetap di tempat yang aman hingga guncangan berhenti.

Jika di Luar

Jika Anda berada di luar, menjauhlah dari bangunan, tiang listrik, dan pohon besar. Cari area terbuka yang aman dari benda yang mungkin jatuh atau runtuh.

Baca Juga: Pengertian dan Ciri-ciri Teks Cerita Sejarah dalam Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 12

Jika di Kendaraan

Jika Anda sedang mengemudi, berhentilah sejenak di tempat yang aman, jauh dari jembatan, terowongan, dan bangunan. Tetap di dalam kendaraan sampai guncangan berhenti.

3. Setelah Gempa Berhenti

Keluar dengan Hati-hati

Setelah guncangan berhenti, tinggalkan bangunan dengan hati-hati, menghindari penggunaan lift. Gunakan tangga dan perhatikan puing-puing yang mungkin ada di sekitar.

Cek Luka dan Bantuan

Baca Juga: Marak KTP Warga Jakarta Dicatut Dukung Dharma Pongrekun-Kun Wardana, Heru Budi Pastikan Tidak Ada Data Pemprov DKI yang Bocor

Periksa diri sendiri dan orang lain untuk luka-luka. Berikan pertolongan pertama jika diperlukan. Jika ada orang yang terluka parah, jangan pindahkan mereka kecuali ada bahaya lebih lanjut.

Hindari Area Berbahaya

Jauhi bangunan yang rusak, jembatan, dan jalan yang mungkin tidak aman. Waspadai bahaya setelah gempa seperti kebocoran gas, kebakaran, dan jatuhnya benda-benda.

Matikan Sumber Daya

Jika aman, matikan gas, listrik, dan air untuk mencegah kebakaran atau kebocoran.

Baca Juga: Bermain Badminton Bersama Taufik Hidayat, Heru Budi Buka Kejuaraan Bulutangkis Antar OPD dan BUMD

Waspadai Gempa Susulan

Waspadalah terhadap gempa susulan, yang bisa terjadi setelah gempa utama dan sering kali masih cukup kuat untuk menyebabkan kerusakan tambahan.

Ikuti Informasi Resmi

Dengarkan radio atau ikuti informasi dari otoritas setempat untuk mengetahui situasi dan instruksi lebih lanjut. Jangan percaya pada rumor atau informasi yang tidak jelas sumbernya.

Siapkan Evakuasi

Jika Anda berada di daerah pesisir dan gempa terasa sangat kuat atau berlangsung lama, segera evakuasi ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari potensi tsunami.

Baca Juga: Villarreal vs Atletico Madrid: Akankah Julian Alvarez Melakukan Debutnya?

Hubungi Keluarga

Cobalah untuk menghubungi keluarga atau teman untuk memberi tahu bahwa Anda selamat. Gunakan pesan teks daripada panggilan telepon untuk menghindari membebani jaringan telekomunikasi.

Tindakan Lanjutan

- Bantuan dan Rehabilitasi: Bantu orang lain yang membutuhkan dan ikuti instruksi dari petugas penyelamat. Terlibatlah dalam upaya rehabilitasi jika memungkinkan.

- Pemeriksaan Bangunan: Pastikan bangunan Anda aman sebelum kembali masuk. Periksa adanya kerusakan struktural atau bahaya lainnya yang mungkin tidak langsung terlihat.

Baca Juga: SERBU! Ada Festival Ruang Rasa 2024 di Mal Central Park Jakarta Barat, Catat Tanggalnya

Dengan persiapan yang tepat dan tindakan yang benar saat gempa, Anda dapat meningkatkan peluang keselamatan dan mengurangi risiko cedera atau kerugian.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.