Jakarta

Mengenal Megathrust, Bencana Gempa yang Disebut Tengah Menghantui Wilayah Indonesia

Hawa E. Azhari | 14 Agustus 2024, 14:17 WIB
Mengenal Megathrust, Bencana Gempa yang Disebut Tengah Menghantui Wilayah Indonesia

AKURAT JAKARTA - Megathrust adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan jenis patahan tektonik besar di zona subduksi, yaitu area di mana satu lempeng tektonik bumi menyelam (menyubduksi) di bawah lempeng lainnya.

Zona subduksi ini biasanya terjadi di batas lempeng konvergen, di mana dua lempeng bergerak saling mendekati satu sama lain.

Karakteristik Megathrust:

Baca Juga: Mengapa Setiap Tanggal 14 Agustus Diperingati Sebagai Hari Pramuka? Apakah Ada Hubungannya dengan Robert Baden Powell? Begini Sejarahnya!

1. Zona Subduksi

Megathrust terjadi di zona subduksi, di mana lempeng samudera yang lebih berat menyelam ke bawah lempeng benua yang lebih ringan atau lempeng samudera lainnya.

Zona ini adalah lokasi di mana energi tektonik yang sangat besar bisa terakumulasi.

2. Ukuran dan Kedalaman

Baca Juga: CUKUP PAKAI KTP! Ini Cara Cek Penerima Bansos Agustus 2024

Patahan megathrust biasanya sangat besar dan bisa meluas hingga ratusan kilometer panjangnya.

Kedalamannya bisa bervariasi, tetapi gempa megathrust umumnya terjadi di kedalaman dangkal hingga menengah (sekitar 0-70 km).

3. Gempa Bumi Besar

Megathrust adalah sumber dari beberapa gempa bumi terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah.

Baca Juga: Link Video Syur Audrey Davis Disebar Mantan Pacar, Ternyata Karena Tak Terima Diputusin

Gempa megathrust dapat mencapai magnitudo lebih dari 9,0 pada skala Richter, seperti gempa bumi Sumatra-Andaman tahun 2004 dan gempa bumi Tohoku di Jepang tahun 2011.

4. Potensi Tsunami

Karena terjadi di zona subduksi bawah laut, gempa megathrust sering kali disertai dengan perubahan besar pada dasar laut, yang dapat memicu tsunami yang sangat besar dan merusak.

Tsunami ini bisa menyebar ke seluruh lautan, menyebabkan dampak yang luas di wilayah pesisir.

Baca Juga: Lebih Dekat dengan DJ JayJax, Musisi yang Jadi Ikon Musik Elektronik Indonesia, Simak Profil Lengkapnya

5. Akumulasi Tekanan

Megathrust menyimpan tekanan tektonik dalam jangka waktu yang lama, kadang-kadang ratusan tahun, sebelum energi tersebut dilepaskan dalam bentuk gempa bumi yang sangat kuat.

Contoh Zona Megathrust:

Zona Subduksi Sumatra-Andaman: Ini adalah salah satu zona megathrust yang paling terkenal di dunia, dan merupakan lokasi dari gempa bumi dan tsunami besar di Samudra Hindia tahun 2004.

Baca Juga: 120 Rumah Terbakar Di Penjaringan, Damkar DKI Duga Akibat Konsleting Listrik

Zona Subduksi Cascadia: Terletak di pantai barat Amerika Utara, zona ini berpotensi menyebabkan gempa bumi besar yang dikenal sebagai "The Big One."

Zona Subduksi Jepang: Zona ini merupakan lokasi dari gempa bumi Tohoku 2011 yang menyebabkan tsunami besar dan bencana nuklir di Fukushima.

Megathrust merupakan fenomena geologi yang sangat penting untuk dipahami, terutama karena potensi bahaya yang dapat ditimbulkannya, seperti gempa bumi besar dan tsunami.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.