Jakarta

Museum di Tengah Kebun: Surga Koleksi Antik yang Tersembunyi di Jantung Jakarta

Zainal Abidin | 29 September 2025, 07:00 WIB
Museum di Tengah Kebun: Surga Koleksi Antik yang Tersembunyi di Jantung Jakarta

AKURAT JAKARTA - Di balik hiruk pikuk Kemang, Jakarta Selatan, ada sebuah tempat yang membuat siapa pun seakan melangkah keluar dari keramaian kota.

Tempat itu bernama Museum di Tengah Kebun, sebuah museum unik yang berdiri di atas lahan seluas 3.500 meter persegi, dikelilingi rimbunnya pepohonan, dan menyimpan ribuan benda antik yang bernilai sejarah.

Museum ini dulunya adalah rumah pribadi milik Sjahrial Djalil, seorang kolektor seni yang gemar mengumpulkan benda bersejarah dari berbagai belahan dunia.

Baca Juga: Jembatan Kota Intan, Jejak VOC yang Kini Jadi Surga Fotografi di Kota Tua

Alih-alih menyimpan koleksinya hanya untuk dirinya sendiri, ia membuka akses agar masyarakat luas dapat ikut menyaksikan kekayaan budaya dan sejarah yang ia rawat dengan penuh cinta.

Hasilnya, pengunjung bisa menemukan lebih dari 4.000 koleksi, mulai dari arca kuno, keramik, tekstil, hingga mebel antik dari Indonesia maupun mancanegara.

Keunikan museum ini tidak hanya terletak pada koleksinya, tetapi juga pada suasananya.

Baca Juga: Dari Lisbon ke Edinburgh, Ini 5 Kota Paling Membahagiakan di Dunia untuk Liburan, Indonesia Belum Masuk

Bangunan utama berdiri dengan gaya arsitektur joglo Jawa, dipadukan dengan elemen lama yang memiliki cerita tersendiri seperti batu bata bekas bangunan VOC.

Taman yang luas dan teduh mengelilingi bangunan, membuat pengunjung merasa seperti berada di sebuah oase sejarah di tengah padatnya ibukota.

Namun, berbeda dengan museum pada umumnya, Museum di Tengah Kebun tidak bisa langsung dikunjungi begitu saja.

Baca Juga: Pekojan, Jejak Kampung Arab Tertua di Jakarta

Pengelola menetapkan aturan ketat: museum hanya buka pada akhir pekan, dengan dua sesi kunjungan terbatas.

Setiap tamu wajib melakukan reservasi terlebih dahulu, bahkan diminta menyetorkan deposit Rp100.000 sebagai jaminan kehadiran.

Kebijakan ini dibuat agar jumlah pengunjung tetap terkendali, sehingga pengalaman tur terasa lebih intim dan nyaman.

Baca Juga: 3 Tempat Makan Bubur Ase Legendaris di Jakarta yang Wajib Dicoba

Menariknya, museum ini juga punya aturan khusus terkait fotografi.

Koleksi di dalam ruangan tidak boleh dipotret, demi menjaga keaslian dan privasi benda-benda bersejarah.

Meski begitu, pengunjung masih bisa berfoto di area luar atau taman yang rindang dimana spot tersebut sangat fotogenik untuk mereka yang gemar berburu gambar.

Baca Juga: Festival Budaya Jepang di Jakarta Kembali Digelar, Intip Keseruan Jak-Japan Matsuri 2025

Museum di Tengah Kebun bukan hanya tempat melihat benda antik, tetapi juga pengalaman menyelami cerita sejarah dengan cara yang lebih personal.

Setiap sudut ruang dan halaman terasa hidup, seakan berbisik tentang masa lalu.

Jika Anda mencari wisata budaya yang berbeda di Jakarta, tempat ini adalah destinasi yang wajib masuk daftar. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.