Kemenpar Ungkap Alasan Jakarta dan Bali Jadi Percontohan Wisata Kebugaran

AKURAT JAKARTA - Liburan kini tidak lagi sekadar berburu tempat wisata atau berburu foto menarik untuk media sosial.
Semakin banyak wisatawan yang rela mengeluarkan biaya lebih besar demi mendapatkan pengalaman yang membuat tubuh dan pikiran lebih sehat.
Pergeseran tren inilah yang kini menjadi perhatian pemerintah Indonesia.
Melihat perubahan tersebut, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan Jakarta dan Bali sebagai proyek percontohan pengembangan wellness tourism atau wisata kebugaran.
Namun, keputusan ini bukan hanya soal mengikuti tren global, melainkan juga strategi untuk meningkatkan kualitas belanja wisatawan selama berada di Indonesia.
Wisata kebugaran menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan wisata konvensional.
Pengunjung biasanya datang untuk mengikuti program yoga, meditasi, terapi tradisional, spa, menikmati makanan sehat, hingga menjalani retret yang berlangsung beberapa hari bahkan berminggu-minggu.
Karena aktivitas tersebut membutuhkan waktu lebih lama, wisatawan cenderung memperpanjang masa tinggal mereka.
Semakin lama mereka berada di suatu destinasi, semakin besar pula pengeluaran yang dibelanjakan, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga layanan kesehatan dan kebugaran.
Inilah salah satu alasan utama pemerintah mulai memberikan perhatian lebih besar pada sektor ini.
Baca Juga: KAI Ungkap Cara Mendapat Diskon Tiket 20 Persen bagi Penyandang Disabilitas, Registrasi Cuma Sekali
"Jakarta dan Bali kami tetapkan sebagai lokus awal pengembangan ekosistem wisata kebugaran pada tahun 2026-2027 karena keduanya memiliki tingkat kesiapan industri yang paling tinggi dan karakteristik yang saling melengkapi," kata Juru Bicara Kementerian Pariwisata Nia Niscaya.
Jakarta dipilih karena memiliki infrastruktur yang lengkap.
Kota ini didukung jaringan transportasi yang baik, hotel, rumah sakit, pusat kesehatan, hingga pusat kebugaran berstandar internasional yang memudahkan wisatawan mendapatkan berbagai layanan dalam satu kawasan.
Sementara itu, Bali sudah lebih dahulu dikenal sebagai salah satu destinasi wellness terbaik di dunia.
Pulau ini menawarkan perpaduan spa, yoga, terapi holistik, budaya lokal, serta keindahan alam yang selama ini menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





