Jakarta

Kemenpar Ungkap Alasan Jakarta dan Bali Jadi Percontohan Wisata Kebugaran

Anggerhana Denni Rahmawati | 29 Juli 2026, 16:15 WIB
Kemenpar Ungkap Alasan Jakarta dan Bali Jadi Percontohan Wisata Kebugaran
Ilustrasi wisata kebugaran. (Magnific)

AKURAT JAKARTA - Liburan kini tidak lagi sekadar berburu tempat wisata atau berburu foto menarik untuk media sosial.

Semakin banyak wisatawan yang rela mengeluarkan biaya lebih besar demi mendapatkan pengalaman yang membuat tubuh dan pikiran lebih sehat.

Pergeseran tren inilah yang kini menjadi perhatian pemerintah Indonesia.

Melihat perubahan tersebut, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan Jakarta dan Bali sebagai proyek percontohan pengembangan wellness tourism atau wisata kebugaran.

Namun, keputusan ini bukan hanya soal mengikuti tren global, melainkan juga strategi untuk meningkatkan kualitas belanja wisatawan selama berada di Indonesia.

Wisata kebugaran menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan wisata konvensional.

Pengunjung biasanya datang untuk mengikuti program yoga, meditasi, terapi tradisional, spa, menikmati makanan sehat, hingga menjalani retret yang berlangsung beberapa hari bahkan berminggu-minggu.

Karena aktivitas tersebut membutuhkan waktu lebih lama, wisatawan cenderung memperpanjang masa tinggal mereka.

Semakin lama mereka berada di suatu destinasi, semakin besar pula pengeluaran yang dibelanjakan, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga layanan kesehatan dan kebugaran.

Inilah salah satu alasan utama pemerintah mulai memberikan perhatian lebih besar pada sektor ini.

Baca Juga: KAI Ungkap Cara Mendapat Diskon Tiket 20 Persen bagi Penyandang Disabilitas, Registrasi Cuma Sekali

"Jakarta dan Bali kami tetapkan sebagai lokus awal pengembangan ekosistem wisata kebugaran pada tahun 2026-2027 karena keduanya memiliki tingkat kesiapan industri yang paling tinggi dan karakteristik yang saling melengkapi," kata Juru Bicara Kementerian Pariwisata Nia Niscaya.

Jakarta dipilih karena memiliki infrastruktur yang lengkap.

Kota ini didukung jaringan transportasi yang baik, hotel, rumah sakit, pusat kesehatan, hingga pusat kebugaran berstandar internasional yang memudahkan wisatawan mendapatkan berbagai layanan dalam satu kawasan.

Sementara itu, Bali sudah lebih dahulu dikenal sebagai salah satu destinasi wellness terbaik di dunia.

Pulau ini menawarkan perpaduan spa, yoga, terapi holistik, budaya lokal, serta keindahan alam yang selama ini menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.