Jakarta

Danau Situ Gunung Sukabumi, Destinasi Wisata Dekat Jakarta di Kaki Gunung Gede Pangrango

Anggerhana Denni Rahmawati | 6 Juli 2026, 11:15 WIB
Danau Situ Gunung Sukabumi, Destinasi Wisata Dekat Jakarta di Kaki Gunung Gede Pangrango
Danau Situ Gunung di Sukabumi layak masuk daftar tujuan wisata bagi warga Jakarta karena lokasinya yang tidak terlalu jauh dari ibukota.

AKURAT JAKARTA - Bagi warga Jakarta yang ingin melepas penat tanpa harus bepergian jauh, Danau Situ Gunung di Sukabumi layak masuk daftar tujuan wisata.

Danau alami ini berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang terkenal dengan udara sejuk dan pemandangan hijau yang menenangkan.

Lokasinya berada di wilayah Kadudampit, sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Sukabumi yang mudah dijangkau wisatawan.

Dari Jakarta, perjalanan menuju kawasan wisata ini dapat ditempuh melalui jalur darat dengan jarak sekitar 115 kilometer.

Dalam kondisi lalu lintas normal, perjalanan biasanya memerlukan waktu sekitar dua hingga tiga jam dari wilayah Jakarta.

Akses menuju lokasi semakin mudah berkat keberadaan Tol Bocimi yang menghubungkan berbagai wilayah menuju Sukabumi.

Wisatawan dapat keluar di gerbang tol Cigombong atau Parungkuda lalu melanjutkan perjalanan menuju kawasan Situ Gunung.

Selain menggunakan kendaraan pribadi, perjalanan juga bisa dilakukan dengan kereta menuju Stasiun Cisaat di Sukabumi.

Setibanya di kawasan wisata, pengunjung akan langsung merasakan udara segar khas kaki pegunungan yang sulit ditemukan di perkotaan.

Meski sebagian ruas jalan menjelang lokasi masih memiliki beberapa lubang, kondisi jalur secara umum cukup baik untuk dilalui.

Sesampainya di gerbang kawasan taman nasional, pengunjung perlu membayar tiket masuk dan biaya parkir kendaraan.

Dari area parkir, perjalanan menuju danau dilanjutkan dengan berjalan kaki melalui jalur menurun yang cukup menantang.

Jalur tersebut dikelilingi pepohonan tinggi sehingga suasana perjalanan terasa teduh dan menyenangkan sepanjang perjalanan.

Keberadaan hutan damar yang rimbun membuat kawasan ini terasa seperti tempat persembunyian alami yang jauh dari keramaian.

Danau Situ Gunung baru terlihat jelas setelah pengunjung menuruni jalur menuju area tepian danau yang berada di bawah.

Baca Juga: Restoran Indonesia di Michelin Guide Dunia, Bukti Rempah Nusantara Makin Mendunia

=====

Hamparan air yang tenang memantulkan bayangan pepohonan hijau sehingga menciptakan panorama yang memanjakan mata.

Suasana alam yang masih asri menjadikan danau ini tempat yang ideal untuk bersantai bersama keluarga maupun sahabat.

Sebagian pengunjung memilih menggelar tikar di tepi danau sambil menikmati bekal dan udara segar pegunungan.

Tidak sedikit pula wisatawan yang mencoba memancing atau sekadar menikmati ketenangan alam yang ditawarkan kawasan ini.

Aktivitas outbound juga sering terlihat di area danau dengan berbagai permainan yang melibatkan kerja sama tim.

Gelak tawa peserta outbound menambah suasana hangat tanpa mengurangi ketenangan yang menjadi daya tarik utama danau.

Tak jauh dari lokasi danau terdapat Jembatan Gantung Situ Gunung yang menjadi ikon wisata kawasan tersebut.

Jembatan gantung yang terkenal itu menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama dari ketinggian.

Meski fasilitas di sekitar danau tidak sebanyak area jembatan, kebutuhan dasar pengunjung tetap dapat terpenuhi dengan baik.

Beberapa warung makanan tersedia untuk wisatawan yang ingin menikmati camilan atau mengisi tenaga setelah berjalan kaki.

Bagi pengunjung yang lelah saat kembali ke area parkir, tersedia jasa ojek yang siap membantu perjalanan menanjak.

Perpaduan udara sejuk, danau alami, serta suasana hutan yang tenang membuat Situ Gunung layak menjadi pilihan liburan singkat.

Dengan akses yang relatif mudah dari Jakarta, destinasi ini menawarkan pengalaman wisata alam yang menyegarkan dan berkesan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.