Jakarta

Wisata Bromo Ditutup Sepekan, Ternyata Ini Alasan di Baliknya

Anggerhana Denni Rahmawati | 9 April 2026, 20:45 WIB
Wisata Bromo Ditutup Sepekan, Ternyata Ini Alasan di Baliknya
Gunung Bromo ditutup sementara selama sepekan menjadi perhatian banyak wisatawan.

AKURAT JAKARTA - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) resmi menutup kawasan Gunung Bromo untuk aktivitas wisata mulai 6 hingga 12 April 2026.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memulihkan kondisi ekosistem sekaligus meningkatkan kualitas layanan wisata di kawasan tersebut.

Perwakilan Humas TNBTS, Endrip Wahyutama, menjelaskan bahwa penutupan dimulai pada 6 April pukul 06.00 WIB dan akan dibuka kembali pada 12 April pukul 10.00 WIB.

Baca Juga: 10 Tanda Hubungan Sehat Ini Sering Diabaikan, Padahal Bisa Bikin Cinta Kamu Tahan Lama

Ia menegaskan bahwa waktu tersebut akan dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai kegiatan pembenahan.

"Penutupan ini bukan sekadar jeda, tetapi menjadi momentum penting untuk melakukan pemulihan ekosistem dan pembenahan layanan wisata," ujar Endrip, seperti dikutip dari Antara, Kamis (9/4/2026).

Lonjakan kunjungan wisatawan setelah libur panjang Lebaran 2026 menjadi salah satu alasan utama kebijakan ini.

Baca Juga: Transjakarta Perluas Booking Seat Royaltrans, Penumpang Kini Bisa Pastikan Kursi Sebelum Berangkat

Dalam periode 21–24 Maret saja, puluhan ribu wisatawan tercatat memadati kawasan Bromo.

Secara keseluruhan, jumlah kunjungan sepanjang Maret mengalami peningkatan signifikan dibandingkan bulan Januari dan Februari.

"Tren kunjungan pada Maret memang lebih tinggi dibanding Januari dan Februari, sehingga perlu diimbangi dengan upaya perawatan kawasan," kata Endrip.

Baca Juga: Harga Kedelai di Pasar Tradisional Naik, Dinas KPKP DKI Sebut Dipicu Gejolak Global dan Pelemahan Rupiah

Selama masa penutupan, pengelola telah menyiapkan berbagai agenda penting yang tidak hanya berfokus pada lingkungan, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.