5 Tradisi Unik Sambut Lebaran di Berbagai Daerah Indonesia, Ada yang Sampai Ikut "Perang"

AKURAT JAKARTA - Menjelang Lebaran, berbagai daerah di Indonesia memiliki cara khas dalam merayakannya.
Tradisi-tradisi ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarat makna, mulai dari ungkapan rasa syukur hingga simbol kebersamaan.
Dilansir dari laman Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Jumat (20/3/2026), sejumlah tradisi ini masih terus dilestarikan oleh masyarakat setempat.
Berikut lima tradisi unik yang bisa kamu kenali:
1. Grebeg Syawal – Yogyakarta
Tradisi Grebeg Syawal berasal dari Keraton Yogyakarta dan digelar setiap 1 Syawal sebagai bentuk rasa syukur setelah Ramadan.
Baca Juga: Prediksi Skor Villarreal vs Real Sociedad di La Liga, 21 Maret 2026: Duel Ketat Perebutan Zona Eropa
Daya tarik utamanya adalah tujuh gunungan yang terdiri dari tiga gunungan lanang atau kakung, serta masing-masing satu gunungan wadon atau estri, darat, gepak, dan pawuhan.
Gunungan tersebut diarak oleh abdi dalem dan prajurit Bregodo dari Keraton menuju beberapa titik penting sebelum akhirnya diperebutkan masyarakat setelah didoakan.
2. Perang Topat – Nusa Tenggara Barat
Tradisi ini menjadi simbol kerukunan antara umat Hindu dan Islam di Lombok.
Sebelum dimulai, masyarakat melakukan doa dan ziarah ke makam setempat.
Ketupat kemudian digunakan dalam “perang” yang meriah, dan setelahnya diperebutkan kembali karena dipercaya membawa kesuburan serta hasil panen yang baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





