Jakarta

Gandrung Sewu 2025 Bakal Gegerkan Banyuwangi, Ribuan Penari Siap Tampil

Zainal Abidin | 8 Oktober 2025, 18:00 WIB
Gandrung Sewu 2025 Bakal Gegerkan Banyuwangi, Ribuan Penari Siap Tampil

AKURAT JAKARTA - Festival Gandrung Sewu 2025 siap mengguncang kembali Pantai Boom Marina Banyuwangi, Jawa Timur, pada 23–25 Oktober 2025.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Festival Gandrung Sewu 2025 selalu menjadi magnet wisata budaya yang dinanti ribuan pengunjung dari berbagai daerah.

Tahun ini, acara megah tersebut mengusung tema “Selendang Sang Gandrung”, sebuah konsep yang sarat makna tentang perjalanan, warisan, dan kekuatan budaya masyarakat Banyuwangi.

Baca Juga: Solo Heritage Festival 2025 Akan Menghadirkan Beragam Acara Budaya Sepanjang Bulan Oktober, Berikut Rangkaian Kegiatannya

Melalui unggahan di akun resmi Instagram @gandrungsewu, penyelenggara menulis, “Banyuwangi siap geger lagi! Event akbar yang selalu ditunggu, Gandrung Sewu 2025, hadir dengan tema kece: Selendang Sang Gandrung.”

Tema ini tidak hanya menggambarkan keindahan tarian tradisional, tetapi juga menyimbolkan rasa bangga akan identitas lokal yang terus hidup di tengah modernisasi.

Festival tahun ini rencananya akan melibatkan ribuan penari gandrung yang menari serentak di sepanjang garis Pantai Boom Marina.

Baca Juga: Gratis! Festival Pesona Selat Lembeh Dibuka Hari Ini, Menghadirkan Konser Musik hingga Cutting Tuna Show, Simak Info Lengkapnya

“Bukan cuma tariannya yang bikin merinding, tapi juga vibes pantai, musik, sama energi Banyuwangi yang bikin elo auto jatuh cinta lagi,” tulis panitia dalam keterangannya.

Selendang yang digunakan para penari bukan sekadar properti, melainkan simbol hubungan batin antara penari dan warisan leluhur yang mereka jaga.

Sebagai perbandingan, pada Festival Gandrung Sewu 2024 bertema “Payung Agung”, sebanyak 1.350 penari dari berbagai sekolah menampilkan tarian megah yang memadukan budaya Using, Jawa, Madura, Mandar, dan Bali.

Baca Juga: Ladang Farm Teknologi, Sensasi Wisata Edukatif di Vertical Farm Tertinggi di Indonesia

Sebelum tampil, mereka menjalani tradisi sakral “Meras Gandrung”, yaitu ritual penyucian diri agar layak menyandang status penari gandrung sejati.

Festival Gandrung Sewu pertama kali digelar pada tahun 2012 dan kini menjadi agenda tahunan yang memperkuat citra Banyuwangi sebagai kota festival budaya.

Setelah sempat absen dua tahun akibat pandemi, festival ini terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk mencintai seni daerahnya.

Baca Juga: Transjakarta Hadirkan Rute “Jakarta Heritage”, Wisata Sejarah di Tengah Modernitas

Bagi kamu yang ingin menyaksikan harmoni budaya, musik, dan lautan manusia menari di bawah langit Banyuwangi, Festival Gandrung Sewu 2025 jelas tak boleh dilewatkan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.