Mengenal Nama Asli 7 Patung Paling Ikonik di Jakarta

AKURAT JAKARTA - Jakarta sebagai ibukota bukan hanya dikenal sebagai pusat pemerintahan dan bisnis, tetapi juga menyimpan banyak karya seni publik yang menjadi penanda sejarah bangsa.
Salah satu yang paling menonjol adalah deretan patung ikonik yang berdiri megah di berbagai sudut kota.
Menariknya, banyak dari patung tersebut memiliki nama asli atau nama resmi yang jarang diketahui masyarakat.
Baca Juga: Enchanting Valley Jadi Magnet Baru Wisata Puncak, Intip Keistimewaannya
Berikut beberapa patung terkenal di Jakarta beserta nama asli dan makna sejarahnya:
1. Patung Bundaran HI – Monumen Selamat Datang
Dibangun tahun 1962 menjelang Asian Games ke-4, patung karya Edhi Sunarso ini menggambarkan sepasang figur yang melambaikan tangan sebagai simbol keramahan bangsa Indonesia dalam menyambut tamu dari berbagai negara.
Baca Juga: 6 Kafe Hits di Sentul dengan Suasana Unik, Cocok Buat Akhir Pekanmu
2. Patung Pancoran – Monumen Dirgantara
Patung ini dirancang oleh Edhi Sunarso atas gagasan Presiden Soekarno.
Sosok manusia yang melesat ke angkasa menggambarkan semangat penerbangan dan kemajuan teknologi Indonesia di era awal kemerdekaan.
Baca Juga: Dieng Park, Wisata Alam Lengkap dengan Panorama Telaga Warna
3. Patung Bundaran Senayan – Patung Pemuda Membangun
Patung dengan sosok pemuda yang membawa obor ini melambangkan semangat kerja keras, pengorbanan, dan dedikasi generasi muda dalam pembangunan bangsa.
4. Patung Lapangan Banteng – Monumen Pembebasan Irian Barat
Diresmikan tahun 1963, patung ini menjadi simbol perjuangan diplomasi dan militer Indonesia dalam membebaskan Irian Barat dari Belanda.
Sosok laki-laki dengan tangan terentang ke langit mencerminkan kebebasan dan kedaulatan.
5. Patung Tugu Tani – Patung Pahlawan
Terletak di Menteng, patung ini menampilkan sosok petani bersama seorang pemuda bersenjata.
Maknanya adalah penghargaan kepada rakyat jelata yang turut berjuang dalam kemerdekaan, bukan hanya tentara.
6. Patung Arjuna Wiwaha – Monumen Arjuna Wijaya
Baca Juga: Menyegarkan Pikiran di Hutan Kota Rorotan, Paru-Paru Hijau Jakarta Utara
Terletak di depan Monas menuju arah Thamrin, monumen ini menampilkan kisah Mahabharata, di mana Arjuna menaiki kereta kuda yang ditarik delapan ekor kuda.
Karya Nyoman Nuarta ini melambangkan perjuangan, keberanian, dan kepemimpinan.
7. Patung Sudirman – Monumen Jenderal Sudirman
Baca Juga: Ayo Wisata ke Taman Situ Lembang, Taman Tertua di Jakarta yang Tetap Asri
Berada di Jalan Jenderal Sudirman, patung ini diresmikan pada 2003.
Sosoknya digambarkan mengenakan seragam perang dengan tangan terangkat memberi hormat, menjadi pengingat jasa Panglima Besar Jenderal Sudirman dalam mempertahankan kemerdekaan.
Melihat deretan patung ini, kita tidak hanya menemukan karya seni yang indah, tetapi juga pelajaran sejarah tentang perjuangan, semangat pembangunan, dan identitas bangsa.
Jadi, lain kali saat melintas di Bundaran HI, Pancoran, atau Lapangan Banteng, ingatlah bahwa patung-patung itu bukan sekadar ikon kota, melainkan monumen penuh makna yang mengabadikan perjalanan Indonesia. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









