Atasi Keterbatasan Lahan, Perumda Dharma Jaya Bakal Bangun Kandang Sapi Kapasitas 1.000 Ekor di Ciangir

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Perumda Dharma Jaya bergerak cepat memperkuat ketahanan pangan hewani.
Guna mengatasi keterbatasan lahan, Dharma Jaya berencana membangun fasilitas kandang sapi baru yang modern di kawasan Ciangir, Kabupaten Tangerang.
Pembangunan ini ditargetkan mampu menampung hingga 1.000 ekor sapi pada tahap awal, sekaligus menjadi solusi strategis untuk memenuhi target pasokan sapi hidup di Jakarta.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya menghadapi kendala ruang.
Pada tahun 2026, Dharma Jaya menargetkan pemasukan hingga 10.000 ekor sapi hidup, namun kuota dari Kementerian Pertanian saat ini masih terbatas di angka 7.500 ekor.
Ironisnya, dari jatah tersebut, Dharma Jaya baru bisa menyerap sekitar 3.119 ekor karena fasilitas yang ada sudah penuh.
"Bukan karena takut tidak laku, tapi murni karena keterbatasan tempat," ujar Raditya.
Baca Juga: Prediksi Skor PSG vs AS Monaco di Ligue 1, 7 Maret 2026: Duel Sengit di Parc des Princes
Ia menambahkan bahwa lahan seluas 12 hektare milik Dharma Jaya di Serang kini telah mengalami perubahan fungsi tata ruang menjadi kawasan agrowisata, sehingga tidak memungkinkan untuk perluasan kandang.
Sebagai solusi, Pemprov DKI Jakarta akan mengoptimalkan lahan di Ciangir, Kabupaten Tangerang.
Dari total luas 100 hektare, Dharma Jaya berencana memanfaatkan 40 hektare untuk pengembangan kawasan peternakan terintegrasi.
Pembangunan Kandang Modern dengan kapasitas awal 1.000 ekor. Kemudian, Gudang Pengolahan Pakan untuk menjamin kualitas nutrisi ternak.
Baca Juga: Kopi Decaf, Alternatif Ngopi Lebih Tenang Tanpa Takut Kafein Berlebih
Dharma Jaya juga akan memindahkan atau relokasi Rumah Potong Hewan (RPH) & Cold Storage dari Cakung ke Ciangir agar lebih jauh dari pemukiman warga.
"Jakarta sudah terlalu padat. Lokasi di Ciangir jauh lebih ideal untuk operasional peternakan karena minim gangguan terhadap pemukiman," imbuhnya.
Rencana strategis ini telah mendapat lampu hijau dari jajaran Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Dengan adanya fasilitas di Ciangir, proses pengadaan sapi diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien.
"Jika sekali masuk bisa langsung 1.000 ekor, kami bisa mengajukan tambahan kuota lagi ke pusat sehingga target 10.000 ekor sapi per tahun dapat tercapai demi menjaga stabilitas stok daging di Jakarta," pungkas Raditya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 3Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya



