PAN Usulkan Zita Anjani Bakal Cawagub Jakarta ke Koalisi Indonesia Maju, Golkar: Itu Hak Mereka, Kami Tetap Dorong Zaki untuk Gubernur

AKURAT JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) mengusulkan nama Ketua DPP PAN, Zita Anjani, sebagai bakal calon wakil gubernur (cawagub) Jakarta 2024.
Sebagai sesama anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM), Golkar menyambut baik wacana tersebut.
Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta, Basri Baco, mengatakan bahwa pencalonan putri Zulkifli Hasan itu sebagai hak politik PAN.
"Semua partai punya hak untuk mengajukan, bebas-bebas saja," kata pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta ini.
Golkar sendiri, kata Baco, saat ini sedang fokus menjalin komunikasi dengan partai politik non-Koalisi Indonesia Maju (KIM). Apa alasannya?
"Golkar sekarang mau silaturahmi politik, keliling ke partai non-koalisi. Kalau sesama parpol koalisi kan sudah di pilpres, poskonya saja di Golkar DKI. Jadi sudah sangat sering ketemu, jadi mudah untuk dikawin-kawinkan," terangnya.
Dikatakan Baco, sejauh ini Golkar Jakarta telah berkomunikasi dengan PKS, PPP, dan PKB. Dalam waktu dekat, pihaknya akan bertemu dengan PDIP dan NasDem.
"Kita sudah ke PKS, PPP, sudah juga dengan PKB, sedang diatur dengan NasDem dan PDIP. Silaturahmi politik kan boleh. NasDem dan PDIP kemungkinan setelah tanggal 15 Juni ," ungkapnya.
Terkait siapa calon yang akan diusung Partai Golkar untuk Pilkada Jakarta, Basri Baco kembali menegaskan bahwa partainya mendorong Ketua DPD Golkar DKI, Ahmed Zaki Iskandar.
"Kalau Golkar tetap pada keputusan awal dan belum ada perubahan. Kita dari awal dorong Pak Zaki untuk gubernur. Tapi tergantung nanti situasi, di ujung-ujung baru bisa diputuskan," katanya.
Baca Juga: Kisruh Mengenai Tapera, Begini Komentar Presiden Jokowi dan Beberapa Menterinya
Menurutnya, ada banyak faktor yang menentukan arah politik Partai Golkar untuk Pilkada Jakarta.
"Hasil survei, hasil sosialisasi, dinamika politik, hasil kompromi politik, hasil arahan dari DPP, dan lain-lain. Banyak faktor (yang mempengaruhi)," ujarnya.
Dikatakan Baco, semua partai di DKI pastinya menunggu keputusan DPP. Termasuk Gollkar dan PAN.
"Semua partai tergantung DPP. Kita hanya usaha mengkawin-kawinkan, sosialisasikan calon masing-masing dan sekarang belum bisa diputus, jadi masih dinamis sekali," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua DPP PAN Saleh Daulay mengatakan, pihaknya akan mengusulkan Zita Anjani sebagai Cawagub Jakarta ke Koalisi Indonesia Maju.
Saleh Daulay mengatakan, Zita merupakan sosok yang memiliki sejumlah pengalaman mumpuni untuk memimpin Jakarta. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





