Mesin Politik yang Siap: Golkar dan PPP Membangun Kerjasama Strategis

AKURAT JAKARTA - Dalam suasana silaturahmi antara DPD Golkar DKI Jakarta dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), terungkap potensi baru dalam peta politik ibu kota.
Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, menyambut baik langkah ini, menegaskan kesiapan Golkar dalam menghadapi Pilkada Jakarta yang semakin dekat.
Bang Zaki menyebut jika partai Golkar memiliki mesin kendaraan politik yang sudah menyala atau sudah siap bertarung dalam Pilkada Jakarta nanti.
Baca Juga: Langkah Bersama: Golkar dan PPP Menatap Pilkada Jakarta dengan Optimisme
"Tapi supirnya belum ada nie," kata Bang Zaki.
Menanggapi hal itu, Ketua DPW PPP Saiful Dasuki menyatakan keinginannya untuk menjadi bagian dari kendaraan politik yang sudah disiapkan oleh Golkar, dengan harapan mendapatkan kursi penumpang dalam perjalanan politik yang akan datang.
"Tentunya kalau Partai Golkar sudah punya kendaraan, mesin partainya sudah menyala, tinggal supirnya. Kami berharap salah satu kursi penumpangnya ada PPP," katanya.
Mereka yakin bahwa kesamaan visi dan semangat antara kedua partai dapat menjadi kekuatan baru dalam meraih kemenangan pada Pilkada tahun ini.
Dalam semangat kontestasi demokrasi, PPP juga menegaskan keterbukaannya untuk menghargai kebijakan yang ditetapkan oleh Golkar.
"Saya berharap PPP ini untuk bangunan bangunan politik yang akan kita susun ini mudah mudahan bisa menemukan sebuah bentuk, bisa menghasilkan dan tentunya ini sebuah keyakinan bisa berhasil dalam kemenangan pilkada tahun ini," tegasnya.
Baca Juga: Indonesia U23 Kalah dari Irak: Nathan Tjoe-A-On Diapresiasi, Marselino Ferdinan Dikritik dan Dibela
Harapan terbesar dari kedua belah pihak adalah terciptanya sinergi yang kuat dalam membangun politik yang lebih baik untuk Jakarta.
Dengan demikian, kerjasama antara Golkar dan PPP ini bukan hanya sekadar bentuk kolaborasi politik biasa, namun juga menciptakan potensi baru dalam arena politik Jakarta yang semakin berkembang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








