Jakarta

Blusukan Jokowi Nggak Ngaruh ke Elektabilitas Partai Gajah, Hasil Survei IPO Suara PSI Masih di 1,9 Persen

M Rahman Akurat | 8 Agustus 2026, 15:28 WIB
Blusukan Jokowi Nggak Ngaruh ke Elektabilitas Partai Gajah, Hasil Survei IPO Suara PSI Masih di 1,9 Persen
Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah (paling kanan), saat presentasi hasil survei. - (istimewa)

AKURAT JAKARTA — Langkah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang belakangan kembali aktif blusukan ke berbagai daerah, ternyata belum mandongkrak elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) periode 27 Juli-3 Agustus 2026 mencatat, elektabilitas partai berlambang gajah tersebut masih bertahan di angka 1,9 persen.

Angka tersebut menempatkan partai yang dipimpin anak bungsu Jokowi, Kaesang Pangareb, tersebut masih di bawah delapan partai politik lain dalam simulasi pilihan partai untuk DPR RI.

Baca Juga: Survei IPO Agustus 2026: Elektabilitas Gerindra Ungguli PDIP dan Golkar, Berikut 15 Partai Peraih Suara Terbanyak

Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, mengatakan bahwa elektabilitas PSI relatif stagnan dalam sekitar satu setengah tahun terakhir.

Kondisi itu belum mengalami perubahan secara signifikan, meskipun Jokowi belakangan ini aktif melakukan roadshow ke sejumlah daerah.

“Partai Solidaritas Indonesia tidak mengalami perubahan di satu setengah tahun ini. Masih tetap di 1,9 persen, meskipun Joko Widodo melakukan roadshow ke sejumlah daerah,” kata Dedi saat memaparkan hasil survei IPO di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Temuan tersebut menunjukkan bahwa hingga periode survei dilakukan, aktivitas politik Jokowi belum memberikan dorongan elektoral yang signifikan bagi PSI.

Baca Juga: Mengejutkan! Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Presiden Prabowo Masih 63 Persen, Hasil Survei IPO Agustus 2026

Dikenal Banyak Orang, Tapi yang Pilih Sedikit

Persoalan PSI menjadi lebih menarik ketika tingkat elektabilitas dibandingkan dengan tingkat pengenalan publik terhadap partai tersebut.

Survei IPO mencatat 70,2 persen responden mengaku mengetahui atau pernah melihat logo PSI. Angka itu menunjukkan tingkat pengenalan PSI yang cukup tinggi.

Namun, tingginya pengenalan publik belum otomatis berubah menjadi dukungan politik. Dalam simulasi pilihan partai untuk DPR RI, PSI hanya meraih 1,9 persen.

Ada kesenjangan yang cukup lebar antara tingkat pengenalan dan elektabilitas PSI. Dengan demikian, tantangan PSI bukan semata memperkenalkan partai kepada publik, melainkan meyakinkan masyarakat yang sudah mengenalnya untuk menjadikan PSI sebagai pilihan politik.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.