PKB Bergejolak: Raih Kursi Naik 100%, Yulius Malah Didongkel dari Ketua DPC Lubuklinggau

AKURAT JAKARTA – Pergantian kepemimpinan di tubuh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, menuai sorotan tajam.
Langkah ini memicu gejolak internal, khususnya di kalangan Pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Lubuklinggau.
Yulius, SE, sosok yang berhasil membawa PKB mencetak sejarah di Lubuklinggau, kini dipaksa harus melepas kursi ketua.
Padahal, di bawah komandonya, PKB berhasil melonjakkan perolehan dari 2 kursi menjadi 4 kursi DPRD Kota Lubuklinggau (naik 100%).
Capaian ini membawa PKB masuk dalam posisi tiga besar pemenang pemilu di Lubuklinggau, di bawah Golkar dan Nasdem.
Namun, keberhasilan tersebut tidak membuat posisi Yulius aman. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB resmi menetapkan kepengurusan baru hasil Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Hotel Dwinda, Lubuklinggau.
Muscab yang dibuka oleh Ketum PKB yang diwakili Dr. Iman Sukri tersebut dinilai berjalan terlalu cepat.
Baca Juga: Bukan Soal Populer, Ini 5 Tanda Seseorang Mudah Bergaul, Kamu Termasuk?
Elvaria Resmi Pimpin PKB Lubuklinggau Periode 2026–2031
Berdasarkan pengumuman resmi di Kantor DPP PKB, Jakarta, Kamis (11/6/2026), DPP menetapkan Elvaria, SE sebagai Ketua DPC PKB Lubuklinggau periode 2026–2031.
Selain Elvaria, DPP juga menunjuk Novita Angraini sebagai Sekretaris DPC.
Keputusan ini langsung memantik kontroversi di akar rumput. Berdasarkan informasi internal, penunjukan ini dinilai menabrak aturan partai.
Elvaria disebut-sebut belum melunasi kewajiban kompensasi suara pemilu legislatif (pileg) sepeser pun.
Sementara itu, rekam jejak pengurus baru juga disorot karena dianggap tidak tunduk pada keputusan partai sebelumnya.
"Di bawah kepemimpinan Yulius, PKB mencetak sejarah dengan kenaikan kursi 100 persen. Wajar jika banyak kader mempertanyakan mengapa figur militan yang disenangi masyarakat ini justru didepak," ujar seorang sumber kader PKB yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Ancaman Mundur Massal dan Degradasi Demokrasi Partai
Dinamika pasca-Muscab ini membuat sejumlah kader dan simpatisan mengaku pesimistis. Pengurus baru diragukan mampu mempertahankan prestasi politik yang sudah diraih Yulius.
Akibatnya, muncul wacana pengunduran diri massal dari struktur kepengurusan demi menjaga soliditas.
Menanggapi konflik ini, Ketua Dewan Syuro PKB Lubuklinggau, Drs. Abd Hafidz Noeh, angkat bicara.
Tokoh senior yang setia mengawal PKB sejak didirikan oleh para kiai Nahdlatul Ulama (NU) ini menyampaikan keprihatinan yang mendalam.
"Saat ini telah terjadi degradasi demokrasi di tubuh PKB. Kepengurusan di akar rumput (DPAC) tidak lagi diberikan hak untuk memilih ketua yang mereka tahu benar-benar berjuang membesarkan partai," ujar Abd Hafidz kepada awak media.
Abd Hafidz berharap DPP PKB bersedia meninjau ulang keputusan penunjukan Ketua dan Sekretaris DPC PKB Lubuklinggau.
Menurutnya, langkah evaluasi sangat penting jika PKB ingin tetap dikenal sebagai partai kader yang menghargai prestasi dan ingin terus berkembang besar. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya


