Gelar PIK 4 Sambut Hari Pancasila, Golkar DKI Kupas Tantangan Demokrasi dan E-Voting di Era Digital

AKURAT JAKARTA – DPD Golkar DKI Jakarta menggelar kegiatan Pengajian Ideologi Kebangsaan 4 (PIK-4) dalam rangka menyambut Hari Lahir Pancasila 2026 di Halaman Kantor Golkar DPD Golkar DKI Jakarta, Senin (1/6/2026).
Dihadiri oleh Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar; Wakil Ketua DPP Golkar, Idrus Marham; Wakil Ketua Baleg DPR RI Ahmad Doli Kurnia; Pengamat Politik Adi Prayitno; serta Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono.
Adapun tema yang diangkat dalam PIK-4 yaitu "Pancasila dan Demokrasi di Era Digital: Menimbang Model Pemilu e-Voting".
Baca Juga: Zaki Iskandar Apresiasi Hewan Kurban Bahlil Lahadalia, Perkuat Solidaritas Golkar hingga Daerah
Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, mengatakan bahwa kegiatan tersebut digagas DPD Golkar bersama Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Provinsi Jakarta sebagai upaya memberikan pemahaman terkait tantangan kebangsaan di era perkembangan teknologi.
"Hari ini acara pengajian ideologi kebangsaan yang digagas oleh DPD Partai Golkar, AMPG Partai Golkar Provinsi Jakarta, dan menyambut Hari Kelahiran Pancasila," kata Zaki kepada wartawan.
Menurut dia, Pancasila tetap menjadi landasan utama bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita-cita pembangunan nasional, termasuk menuju Indonesia 100 tahun mendatang.
"Tentu saja Pancasila sebagai ideologi bangsa adalah landasan kita untuk terus menuju dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam rangka mencapai cita-cita semuanya, yaitu menuju kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Zaki menilai tantangan mempertahankan nilai Pancasila semakin besar di era digital. Kemajuan teknologi dan telekomunikasi, menurut dia, membuka ruang masuknya berbagai pengaruh yang dapat mengubah cara pandang masyarakat, terutama generasi muda.
"Dari zaman dulu tantangannya sudah banyak sekali, apalagi sekarang dengan kemajuan teknologi digital dan juga telekomunikasi. Banyak sekali doktrin-doktrin yang mencoba mengubah cara pandang, terutama para generasi muda Indonesia terhadap Pancasila," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Baleg DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, menilai pembahasan mengenai penerapan e-voting harus menjadi bagian dalam revisi Undang-Undang Pemilu ke depan.
Menurut Doli, sistem e-voting merupakan bagian dari konsep e-election yang mencakup berbagai tahapan digital dalam pemilu, seperti e-counting hingga e-recapitulation. Sistem tersebut dinilai dapat meningkatkan partisipasi publik serta mendorong efisiensi pelaksanaan pemilu.
"Intinya adalah penggunaan sistem digital atau sistem elektronisasi di tahapan pemilu itu bagian untuk kita memudahkan masyarakat untuk terlibat langsung dalam pemilu," ujarnya.
Meski demikian, Doli menegaskan penerapan e-voting tidak dapat dilakukan secara terburu-buru.
Ia menilai masih terdapat sejumlah prasyarat yang perlu dipenuhi, mulai dari kesiapan infrastruktur, pemerataan jaringan internet dan listrik, hingga tingkat literasi digital masyarakat.
Selain itu, ia mengingatkan sistem digital juga memiliki risiko tersendiri, termasuk potensi gangguan keamanan siber.
"Nah, jadi saya kira kalaupun kita mau menerapkannya tahun 2029 atau mau kapanpun, kita harus memenuhi prasyarat-prasyarat yang cukup panjang dulu," tukas Doli. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






