Jakarta

Waka DPRD DKI Basri Baco: Sekolah Swasta Gratis Kunci Jakarta Menuju Kota Global

M Rahman Akurat | 14 Mei 2026, 06:10 WIB
Waka DPRD DKI Basri Baco: Sekolah Swasta Gratis Kunci Jakarta Menuju Kota Global
Waka DPRD DKI, Basri Baco (tengah berbatik) usai diskusi publik.

AKURAT JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, menegaskan bahwa pendidikan merupakan faktor utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kebijakan sekolah swasta gratis dinilai menjadi solusi tunggal untuk mengatasi masalah klasik seperti anak putus sekolah dan penahanan ijazah di Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Basri Baco saat menjadi keynote speaker dalam diskusi publik bertajuk "Pendidikan Kunci Kesejahteraan Rakyat" di kegiatan AMPG Policy Assembly.

Baca Juga: Tak Ingin Tertinggal di Segmen SUV Kompak, BYD Atto 2 Tampil Gagah! Siap Hancurkan Dominasi Pesaing dengan Interior Mewah ‘Jok Pocong’!

Acara diskusi publik yang digelar Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) ini berlangsung di Markas DPD Partai Golkar DKI Jakarta, di Cikini, Jakarta Pusat, pada Rabu (13/5/2026).

"Konsep di Komisi E, pendidikan adalah faktor utama penentu kesejahteraan. Artinya pendidikan berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan seseorang," ujar Basri Baco.

Pendidikan Jadi Prioritas Utama Pembangunan Jakarta

Berdasarkan pengalamannya di Komisi E DPRD DKI Jakarta, Basri Baco memahami betul seluk-beluk persoalan pendidikan di ibu kota.

Basri Baco menyatakan bahwa pembenahan sektor pendidikan harus jauh lebih diprioritaskan dibandingkan faktor pembangunan lainnya.

Apalagi, lanjut pria yang juga menjabat Sekretaris DPD Partai Golkar DKI Jakarta ini, saat ini Jakarta sedang bertransformasi menjadi kota global.

Status baru tersebut wajib ditopang oleh kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berpendidikan tinggi.

Namun, target tersebut masih terhambat oleh masalah finansial warga yang memicu fenomena anak putus sekolah atau ijazah tertahan di sekolah karena tunggakan biaya.

"Kalau kita mau mencapai itu (kota global), tidak boleh ada lagi anak putus sekolah, tidak sekolah karena orang tuanya tidak bayar, dan tidak boleh ada lagi ijazah yang tertahan," tegasnya.

Baca Juga: Legislator Golkar Andri Santosa Soroti Lemahnya Pengawasan SLF Gedung Parkir di Jakarta

Solusi Tunggal: Sekolah Swasta Gratis!

Basri Baco secara blak-blakan menyebut bahwa sistem pendidikan gratis bagi sekolah swasta di Jakarta harus diperluas jangkauannya.

Tanpa adanya intervensi kebijakan tersebut, ia menilai polemik pendidikan di Jakarta tidak akan pernah selesai.

"Saya bilang, solusinya cuma satu: sekolah swasta gratis. Nggak ada solusi lain. Sampai kiamat kalau tidak ada sekolah gratis, masalah ini tidak bisa dipecahkan," pungkasnya.

Komitmen Golkar Kawal Kebijakan Pemerintah

Dalam kesempatan itu, Basri Baco juga mengingatkan peran strategis Partai Golkar. Ia memastikan partai logo pohon beringin tersebut akan selalu berkomitmen mengawal dan mendampingi kebijakan pemerintah yang sah.

"Bahwa Partai Golkar itu gennya pemerintah. Jadi tidak pernah ada di kamusnya Golkar menentang pemerintah atau oposisi. Selalu mendampingi pemerintah yang sah. Kalau ada kritikan tentunya untuk perbaikan," jelas Baco di hadapan para kader.

Baca Juga: Dukung Polisi Bongkar Markas Judol di Jakbar, Gubernur Pramono: Tak Boleh Setengah-Setengah

Diskusi publik ini turut menghadirkan sejumlah narasumber kompeten lainnya, seperti Anggota DPRD DKI Jakarta Farah Savira, Wakil Kepala Dinas Pendidikan (Wakadisdik) DKI Jakarta Sarjoko, M. Fauzan Irvan, serta pengamat politik Associate Prof. Dr. Ujang Komarudin. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.