Ketua DPD Golkar Ahmed Zaki Iskandar Soroti Risiko Billboard Jadi Atribut Parpol di Tengah Cuaca Ekstrem

AKURAT JAKARTA - Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, menyoroti meningkatnya risiko penggunaan billboard sebagai media atribut politik seiring perubahan kondisi cuaca yang semakin tidak menentu.
Hal itu disampaikan Zaki dalam pertemuan bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Satpol PP DKI Jakarta yang membahas penataan atribut partai politik di ruang publik.
Menurutnya, perkembangan cuaca belakangan ini menjadi faktor yang perlu diperhitungkan dalam pemasangan atribut, terutama billboard yang berukuran besar dan rentan terdampak angin kencang maupun hujan ekstrem.
"Billboard ini semakin ke sini cuacanya makin aneh-aneh, makin macam-macam. Jadi itu juga jadi pertimbangan," ujar Zaki.
Ia menilai, kondisi tersebut menambah risiko bagi keselamatan pengguna jalan jika pemasangan tidak dilakukan secara tepat dan di lokasi yang aman. Karena itu, diperlukan kehati-hatian dalam menentukan titik pemasangan atribut politik.
Zaki juga mengakui bahwa selain faktor cuaca, penggunaan billboard saat ini mulai menghadapi keterbatasan, baik dari sisi ruang maupun efektivitas, seiring dengan berkembangnya alternatif media lain seperti videotron.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa partai politik tetap membutuhkan media yang efektif untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat, sehingga perlu ada keseimbangan antara aspek keselamatan, estetika, dan kebutuhan sosialisasi politik.
"Kita tentu tetap harus bisa menyampaikan informasi ke masyarakat, tapi di sisi lain juga harus memperhatikan kondisi di lapangan, termasuk faktor cuaca dan keamanan," katanya.
Pernyataan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang tengah mendorong penataan atribut partai politik agar lebih tertib, aman, dan tidak mengganggu ruang publik.
Dengan adanya perhatian terhadap faktor cuaca, diharapkan ke depan pemasangan atribut politik dapat dilakukan dengan lebih bijak, sehingga tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat maupun merusak wajah kota. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1BYD Atto 2 Hadir dengan Fast Charging 82 kW dan Akselerasi 7,9 Detik, Menawarkan Efisiensi Tinggi serta Desain Modern untuk Kebutuhan Urban
- 2BYD Atto 2 Hadir, SUV Kompak Fitur Modern Efisiensi Tinggi Jarak Tempuh 410 KM Harga Mulai Rp200 Jutaan
- 3Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Osasuna di La Liga, 22 April 2026: Misi Bangkit Los Leones di San Mames
- 4Prediksi Skor Real Sociedad vs Getafe di La Liga, 23 April 2026: Euforia La Real Diuji Ambisi Tim Tamu
- 5Prediksi Skor Girona vs Real Betis di La Liga, 22 April 2026: Momentum Blanquivermells di Montilivi
- 6Prediksi Skor Sassuolo vs Como di Serie A, 17 April 2026: Ambisi Lariani Tembus Zona Eropa
- 7Prediksi Skor Bournemouth vs Leeds di Premier League, 23 April 2026: The Cherries Incar Tiket Eropa
- 8Prediksi Skor St Pauli vs Koln di Bundesliga, 18 April 2026: Duel Hidup Mati Kiezkicker di Millerntor
- 9Tingkatkan Layanan Publik yang Nyaman dan Responsif, Bupati Tangerang Bersama Dirut BPJS Kesehatan Resmikan Kantor Baru Cabang Tigaraksa
- 10Perkuat Sinergi Buruh dan Pengusaha, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Dampingi Kapolri Hadiri Halal Bihalal KSPSI







