Janji Ridwan Kamil Bagi Kaum Disabilitas Jakarta, Mulai dari Pemerataan Fasilitas hingga Permudah Pekerjaan

AKURAT JAKARTA - Bakal calon gubernur (Bacagub) DKI Jakarta Ridwan Kamil memberikan beberapa janjinya kepada para penyandang disabilitas jika terpilih nanti.
Mantan Gubernur Jawa Barat itu mengatakan, sebenarnya untuk fasilitas disabilitas di berbagai wilayah pusat kota di Jakarta sudah memadai.
"Sepanjang yang saya tahu di wilayah-wilayah yang sifatnya central business district-nya atau di pusat kota seperti sudirman thamrin relatif sudah memadai," kata Bang Emil, sapaan akrabnya di Halte Tosari, Jakarta Pusat, Jumat (13/9/2024).
Baca Juga: FIX! Riza Patria Jadi Ketua Timses Rido di Pilkada Jakarta, Rìwan Kamil: Tinggal Kita Umumkan
Namun, ia mengatakan, fasilitas disabilitas di beberapa daerah pinggiran Jakarta masih belum merata.
Untuk itu, ia pun akan melakukan program pemertaan dengan memberikan anggaran 100-200 juta kepada RT-RW agar mereka mendesain sendiri kawasannya dan mengeksekusi kebutuhannya.
"Mungkin salah satunya tadi jika ada wilayah wilayah level RW yang belum ramah disabilitas dari anggaran yang desentralisasi itu bisa dibelanjakan untuk membeli akses kepada kaum disabilitas di wilayahnya," katanya.
Tak hanya itu, Bang Emil juga mengatakan bahwa nanti pihaknya akan mempermudah lapangan pekerjaan bagi para penyandang disabilitas.
Ia mengatakan, dirinya menemukan bahwa banyak industri pekerjaan yang belum membuka lowongan pekerjaan untuk penyandang disabilitas.
"Akses pada pekerjaan karena banyak saya wawancara masih banyak industri-industri pekerjaan di Jakarta yang belum membuka," katanya.
Baca Juga: Prediksi Pertandingan Liverpool vs Nottingham Forest: Premier League 2024/2025
Ia pun menceritakan pengalamannya selama menjadi gubernur Jawa Barat dengan membuat kebijakan equal opportunity employer atau kesetaraan akses pekerjaan.
"Jadi mereka adalah perusahaan yang memberikan kesetaraan kepada akses. Jadi mereka harus memberikan akses seluas luasnya pada saat ada lowongan pekerjaan," terangnya.
"Kecuali membuktikan 1-2 jenis pekerjaan itu memang tidak bisa oleh kaum disabilitas baru kita approve tapi sisanya harus merata," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 7Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 8Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya



