Kisah Legenda Persija, Tan Liong Houw Etnis Tionghoa Berjuluk Macan Betawi

AKURAT JAKARTA - Persija Jakarta telah melukis sejarah gemilang dalam sepak bola Indonesia dengan mengoleksi 10 gelar juara kompetisi elite PSSI, dari era Perserikatan hingga Liga Indonesia saat ini.
Klub ini, yang berdiri sejak 28 November 1928, telah menjadi tempat berkumpulnya pemain berbakat dari seluruh Jakarta dan Indonesia.
Sejak era VIJ (Voetbalbond Indonesische Jacatra), klub ini telah diperkuat oleh pemain-pemain berbakat seperti Soemo dan Abidin.
Baca Juga: Liga Indonesia Musim 2001 Era Manis Persija dan The Jakmania
Di tahun 1950-an, Persija menghadirkan pemain-pemain dengan teknik tinggi setelah bergabungnya klub-klub anggota VBO ke dalamnya.
Era 1960-an adalah masa kejayaan bagi Tim Macan Kemayoran yang meraih gelar juara dengan tenaga-tenaga muda.
Kompetisi internal Persija pada saat itu menjadi liga amatir terbaik yang menghasilkan banyak pemain legendaris, seperti Soetjipto Soentoro.
Baca Juga: 5 Lagu Emosional The Jakmania Untuk Persija Jakarta
Puncak prestasi Persija terjadi di era emas 1970-an. Selain merajai kompetisi elite Perserikatan, klub ini juga menjadi penyumbang terbanyak pemain ke Timnas Indonesia pada saat itu.
Salah satu pemain legendaris yang memberikan dampak besar dalam sejarah kejayaan Persija Jakarta adalah Tan Liong Houw.
Berdarah Tionghoa dengan nama pribumi, Latief Harris Tanoto, Tan Liong Houw tampil sebagai pemain kunci dalam perjalanan panjang Persija.
Baca Juga: Sejarah Panjang Tempat Bermain Persija: Dari VIJ ke Jakarta International Stadium
Tan Liong Houw mengembangkan bakat sepak bolanya melalui klub Chung Hua (sekarang PS Tunas Jaya) dan menjadi seorang gelandang yang mahir dalam mengontrol permainan. Ia selalu mengikatkan handuk di tangan kirinya, ciri khas yang mudah dikenali oleh penonton.
Cinta Tan Liong Houw pada Persija dimulai ketika Chung Hua memutuskan untuk bergabung dengan Persija pada tahun 1951.
Meskipun bukan keputusan yang mudah, hal itu membawa pasokan pemain berkualitas dari kompetisi VBO ke Persija.
Bermain dengan gaya yang berani, Tan Liong Houw menjadi pemimpin Persija di lapangan, bahkan menjadi kapten klub. Pendukung Persija memberikan julukan "Macan Betawi" atau "Macan Jakarta" untuknya, meskipun secara etnis ia bukan orang Betawi.
Prestasi Tan Liong Houw termasuk menyumbangkan gelar juara Perserikatan pada tahun 1954 dan menjadi bagian dari Timnas Indonesia yang meraih kemenangan bersejarah melawan Uni Soviet dan meraih gelar juara di Merdeka Games 1961 di Malaysia.
Meski gagal meraih medali di Asian Games 1962, Tan Liong Houw tetap meninggalkan warisan prestasi yang tak terlupakan di dunia sepak bola Indonesia. Sebagai salah satu legenda Persija Jakarta, ia tetap diingat dan dihormati oleh pecinta sepak bola hingga saat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







