Klopp Kian Dekat Latih Timnas Jerman, Siap Bawa Revolusi dan Reuni dengan Pep Lijnders

AKURAT JAKARTA - Jurgen Klopp dikabarkan selangkah lagi kembali ke dunia kepelatihan setelah menyetujui tawaran untuk menjadi pelatih baru Timnas Jerman.
Mantan arsitek Liverpool itu diproyeksikan menggantikan Julian Nagelsmann sekaligus memulai proyek besar membangun kembali kekuatan Die Mannschaft setelah hasil mengecewakan di Piala Dunia.
Kabar ini langsung menjadi sorotan karena Klopp sebelumnya sempat meninggalkan kursi pelatih pada 2024 dan memilih menjabat sebagai kepala sepak bola global Red Bull.
Kini, dua tahun berselang, pria berusia 59 tahun tersebut disebut siap kembali ke lapangan dengan misi membangkitkan salah satu negara sepak bola paling bersejarah di dunia.
Laporan dari pakar transfer Fabrizio Romano menyebut Klopp telah mencapai kesepakatan untuk menangani Timnas Jerman. Romano bahkan menggunakan kalimat khasnya, "here we go", sebagai penanda bahwa proses menuju kesepakatan sudah berada di tahap akhir.
Meski demikian, rincian kontrak jangka panjang yang akan diterima Klopp masih dalam tahap penyelesaian.
Di sisi lain, Grup Red Bull juga mulai bergerak mencari sosok yang akan menggantikan perannya sebagai kepala sepak bola global.
Penunjukan Klopp tidak hanya dipandang sebagai pergantian pelatih semata.
Ia disebut akan memperoleh kewenangan luas untuk melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari gaya bermain tim nasional hingga restrukturisasi sistem pembinaan pemain muda Jerman.
Klopp juga dikabarkan akan membawa staf kepelatihannya sendiri.
Salah satu nama yang paling berpeluang kembali bekerja bersamanya adalah Pep Lijnders.
Menurut laporan The Times, mantan asisten Klopp di Liverpool itu sangat ingin bereuni setelah meninggalkan Manchester City pada musim panas ini dan kini tengah mencari tantangan baru.
Apabila seluruh proses berjalan lancar, laga pertama Klopp bersama Timnas Jerman diperkirakan berlangsung di UEFA Nations League menghadapi Belanda.
Pertandingan tersebut berpotensi menjadi momen reuni dengan sejumlah mantan anak asuhnya di Liverpool, seperti Virgil van Dijk, Cody Gakpo, dan Ryan Gravenberch, meski kali ini mereka akan berdiri di kubu lawan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya



