Jakarta

Petaka Penyebab  Jerman Kalah dari Paraguai, Pulang Lebih Dini di Piala Dunia 2026

Yusuf Doank | 30 Juni 2026, 08:36 WIB
Petaka Penyebab  Jerman Kalah dari Paraguai, Pulang Lebih Dini di Piala Dunia 2026
Petaka Penyebab  Jerman Kalah dari Paraguai, Pulang Lebih Dini di Piala Dunia 2026

AKURAT JAKARTA - Kejutan besar mewarnai babak 32 besar Piala Dunia 2026. Raksasa Eropa, Jerman, dipaksa angkat koper lebih awal setelah ditumbangkan Paraguai lewat babak adu penalti yang dramatis pada Selasa (30/6/2026).

Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu (extra time), sebelum akhirnya Paraguai mengunci kemenangan di babak tos-tosan.

Drama adu penalti langsung memanas sejak awal. Eksekutor pertama Jerman, Kai Havertz, gagal menyumbang angka setelah tendangannya diamankan kiper Paraguai, Orlando Gill.

Baca Juga: Hasil Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Die Mannschaft Tersingkir, La Albirroja Menang Adu Penalti Dramatis

Sebaliknya, penendang pertama Paraguai, Mauricio, sukses menaklukkan Manuel Neuer.

Jerman sempat menyamakan kedudukan melalui Joshua Kimmich dan Jamal Musiala. Paraguai juga membalas lewat kapten Gustavo Gomez dan Matias Galarza.

Ketegangan meningkat di fase akhir penalti. Eksekutor keempat Jerman, Nick Woltemade, gagal mencetak gol, tetapi penendang Paraguai, Antonio Sanabria, juga meleset.

Pada penendang kelima, Manuel Neuer sempat memperpanjang napas Jerman setelah sukses menepis tendangan Fabian Balbuena.

Petaka bagi Die Mannschaft terjadi di babak sudden death. Bek senior Jerman, Jonathan Tah, gagal setelah sepakannya melambung di atas mistar.

Jose Canale yang maju sebagai eksekutor penentu Paraguai dengan tenang menjebol gawang Neuer.

Skor penalti pun berakhir untuk kemenangan Paraguai, sekaligus menyegel tiket ke babak 16 besar.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y