Jakarta

Piala Dunia 2026, Digulung Spanyol 0-4, Pelatih Arab Saudi Akui Kalah Kualitas

Yusuf Doank | 22 Juni 2026, 17:31 WIB
Piala Dunia 2026, Digulung Spanyol 0-4, Pelatih Arab Saudi Akui Kalah Kualitas
Piala Dunia 2026, Digulung Spanyol 0-4, Pelatih Arab Saudi Akui Kalah Kualitas

AKURAT JAKARTA - Pelatih Timnas Arab Saudi, Georgios Donis, berjiwa besar mengakui keunggulan kualitas Spanyol setelah timnya digulung dengan skor telak 0-4.

Laga kedua Grup H Piala Dunia 2026 tersebut berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Minggu (21/6/2026).

Donis menyebut lini pertahanan skuadnya rapuh dan banyak melakukan kesalahan sendiri, terutama dalam mengantisipasi agresivitas para pemain La Roja di area terlarang.

Baca Juga: Rasa Tak Pantas di Balik Kesuksesan: Kenali Fenomena Imposter Syndrome yang Banyak Dialami Orang

"Kami tidak cukup kuat untuk menghentikan Spanyol di sekitar area penalti. Kami melakukan terlalu banyak kesalahan. Ketika pertandingan tidak berjalan dengan baik dan Anda kebobolan tiga gol dengan sangat cepat, Anda otomatis merasa tidak aman," kata Donis seperti dikutip dari laman resmi FIFA.

Pesta gol kemenangan Spanyol dibuka oleh aksi wonderkid Lamine Yamal pada menit ke-10. Mikel Oyarzabal kemudian tampil menggila dengan memborong dua gol cepat pada menit ke-21 dan ke-24.

Penderitaan Arab Saudi semakin lengkap setelah Hassan Altambakti melakukan gol bunuh diri pada menit ke-49.

Hasil minor ini berbanding terbalik dengan performa impresif Arab Saudi pada laga perdana, saat mereka sukses menahan imbang tim raksasa Uruguay.

Kekalahan telak ini membuat posisi The Green Falcons merosot ke peringkat ketiga klasemen sementara Grup H dengan koleksi satu poin.

Meski begitu, Donis menegaskan peluang anak asuhnya untuk melaju ke babak gugur masih terbuka, dengan catatan mereka wajib menang di laga pamungkas sambil berharap hasil pertandingan lain di Grup H menguntungkan mereka.

Secara khusus, Donis melontarkan pujian bagi Lamine Yamal. Penyerang muda milik Barcelona tersebut dinilai menjadi pembeda yang mengacak-acak taktik bertahan Arab Saudi.

"Semua orang dapat melihat ketika ada pemain seperti Yamal, dengan karakteristik individu dan kemampuan one-on-one seperti miliknya, mereka akan membuat perbedaan," tutur Donis.

"Dia sering melakukan ini di Spanyol dan seiring peningkatan kebugarannya, dia akan menjadi jauh lebih efektif."

Bagi Yamal, torehan ke gawang Arab Saudi ini terasa sangat spesial. Gol tersebut menjadi gol perdana sang pemain di panggung Piala Dunia sejak melakoni debut bersama timnas senior Spanyol pada tahun 2023 lalu.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y