Jakarta

Luka Modric dan Misi Terakhir di Piala Dunia 2026, Sang Legenda Kroasia Incar Catatan Bersejarah

Winda Wahdania | 2 Juni 2026, 07:27 WIB
Luka Modric dan Misi Terakhir di Piala Dunia 2026, Sang Legenda Kroasia Incar Catatan Bersejarah
Luka Modric memimpin skuad Kroasia menuju Piala Dunia 2026, turnamen yang diperkirakan menjadi panggung terakhir sang kapten di level internasional. (instagram/lukamodric10)

AKURAT JAKARTA - Luka Modric kembali menjadi pusat perhatian menjelang Piala Dunia 2026.

Di usia 40 tahun, kapten tim nasional Kroasia itu masih dipercaya sebagai pemimpin utama Vatreni dalam upaya mengukir sejarah di turnamen terbesar sepak bola dunia.

Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Utara diperkirakan menjadi penampilan terakhir Modric bersama tim nasional.

Meski telah memasuki usia yang bagi banyak pemain identik dengan masa pensiun, mantan peraih Ballon d'Or tersebut masih menjadi sosok vital di lini tengah Kroasia.

Pengaruh Modric tidak hanya terlihat dari pengalaman dan statusnya sebagai legenda, tetapi juga dari kemampuannya mengendalikan permainan yang tetap terjaga hingga saat ini.

Visi bermain, akurasi umpan, serta ketenangan saat menguasai bola membuatnya tetap menjadi salah satu gelandang terbaik generasinya.

Baca Juga: Skuad Garuda Siap Tempur di Indonesia Open 2026, Jonatan Christie hingga Apriyani Rahayu Jadi Andalan Tuan Rumah

Kesempatan Terakhir Menambah Warisan Besar

Piala Dunia 2026 menjadi babak penting dalam perjalanan internasional Modric yang dimulai sejak debutnya pada 2006.

Selama hampir dua dekade, ia menjadi wajah sepak bola Kroasia dan memimpin negaranya meraih berbagai pencapaian bersejarah.

Momen paling dikenang tentu terjadi pada Piala Dunia 2018 di Rusia.

Saat itu Modric mengantar Kroasia melaju hingga final untuk pertama kalinya dalam sejarah sebelum akhirnya kalah dari Prancis.

Penampilan luar biasanya sepanjang turnamen membuat dirinya meraih penghargaan Bola Emas sebagai pemain terbaik Piala Dunia.

Kesuksesan tersebut berlanjut pada tahun yang sama ketika Modric memenangkan Ballon d'Or 2018, mengakhiri dominasi panjang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dalam perebutan penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola.

Empat tahun kemudian, Modric kembali membawa Kroasia tampil impresif di Qatar.

Meski gagal mencapai final setelah dikalahkan Argentina di semifinal, Kroasia sukses mengamankan posisi ketiga usai mengalahkan Maroko.

Penampilan konsistennya membuat ia meraih penghargaan Bola Perunggu Piala Dunia.

Hingga saat ini, Modric telah mencatatkan 196 penampilan internasional.

Jika Kroasia mampu melewati fase grup Piala Dunia 2026, ia berpeluang menembus angka 200 caps dan menambah satu pencapaian istimewa dalam kariernya.

Baca Juga: Skutik Sporty Honda BeAT 150 Siap Meluncur, Tampilannya Sangar dan Mesin Lebih Bertenaga, Harganya Lebih Murah Dari Aerox!

Zlatko Dalic Pertahankan Komposisi Terbaik

Pelatih Zlatko Dalic memastikan Modric tetap memimpin skuad Kroasia setelah mengumumkan daftar final berisi 26 pemain untuk Piala Dunia 2026.

Menariknya, Dalic mempertahankan seluruh nama yang sebelumnya masuk daftar sementara.

Hanya tujuh pemain cadangan yang dicoret, menandakan keyakinan penuh terhadap komposisi tim yang telah dipersiapkan sejak awal.

Kroasia kembali mengombinasikan pemain senior berpengalaman dengan generasi muda yang mulai menunjukkan potensinya di level Eropa.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.