Jakarta

Pembalap Andalan Indonesia Veda Ega Pratama Disebut Mirip Valentino Rossi

Yusuf Doank | 23 Mei 2026, 18:59 WIB
Pembalap Andalan Indonesia Veda Ega Pratama Disebut Mirip Valentino Rossi
Veda Ega Pratama

AKURAT JAKARTA — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mengguncang panggung Moto3 2026 lewat performa luar biasa di Sirkuit Mugello, Italia.

Gaya balap agresif dan keberaniannya berduel di tikungan cepat membuat pembalap rookie asal Gunung Kidul ini mulai dibanding-bandingkan dengan legenda MotoGP, Valentino Rossi.

Berdasarkan data telemetri dari Honda Team Asia, performa teknis pembalap debutan ini dinilai tidak lazim bagi seorang pemula.

Baca Juga: Hasil GP Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Kokoh di Puncak Klasemen Rookie Moto3, Berikut Klasemen Raider Moto3

Insinyur tim mendeteksi kemampuan late braking (pengereman ekstrem) yang sangat agresif serta corner speed tinggi yang stabil, menyerupai gaya balap Rossi saat masih berlaga di kelas 125cc.

Sirkuit Mugello yang terkenal teknis menjadi arena pembuktian bagi Veda.

Meski balapan berlangsung sengit dan motornya sempat mengalami senggolan keras di tikungan Bucine hingga terlempar dari grup depan,

Veda mampu bangkit pada dua lap terakhir. Ia melakukan manuver pengereman nekat di tikungan San Donato dalam kecepatan di atas 200 km/jam, melewati beberapa rival sekaligus secara bersih.

Menariknya, fenomena Veda juga berhasil menyatukan basis penggemar balap di media sosial. Walau sempat menyatakan mengidolakan Marc Marquez ketimbang Valentino Rossi karena faktor perbedaan generasi,

Veda justru mendapat dukungan luas dari para pencinta kedua pembalap dunia tersebut yang selama ini dikenal kerap berselisih.

Keberhasilan adaptasi dan performa heroik di Italia ini kian menegaskan bahwa pembalap Indonesia kini mulai diperhitungkan di level internasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y