Zaki Iskandar Upayakan Perbaikan Cepat Atap Indomilk Arena untuk Sisa Laga Kandang Persita

AKURAT JAKARTA – Manajemen Persita Tangerang tengah memprioritaskan perbaikan dan pembersihan material atap Stadion Indomilk Arena yang rusak akibat terjangan angin puting beliung.
Presiden Persita, Ahmed Zaki Iskandar, menegaskan langkah ini diambil agar markas berjuluk "Kandang Pendekar" tersebut dapat segera kembali digunakan.
Terutama untuk menggelar sisa laga kandang Super League musim 2025/2026 dengan standar keamanan yang terjamin.
Baca Juga: Stadion Indomilk Arena Diterjang Angin Kencang, Zaki Iskandar: Datangnya Tiba-Tiba dan Cepat
Meski laga terdekat melawan Arema FC pada 10 April resmi dialihkan ke Stadion Internasional Banten (BIS), Zaki menyebut fokus utama tim saat ini adalah memulihkan kondisi infrastruktur stadion di Tangerang.
Hal ini krusial mengingat Persita masih menyisakan tiga jadwal pertandingan kandang penting hingga akhir Mei mendatang.
"Prioritas kami saat ini adalah menurunkan seluruh struktur atap yang rusak agar tidak membahayakan penonton. Kami berupaya keras melakukan perbaikan teknis secepat mungkin," kata Zaki Iskandar.
Zaki menjelaskan, pihaknya sedang mengkaji penggunaan struktur baja sementara atau atap temporer untuk menunjang kenyamanan tribun penonton.
Langkah ini dilakukan agar izin penyelenggaraan pertandingan dari PSSI dan pihak kepolisian tetap bisa dikantongi meskipun stadion tidak dalam kondisi fisik yang utuh seperti semula.
Manajemen menjamin bahwa meskipun bagian atap mengalami kerusakan parah, struktur utama bangunan stadion tetap stabil dan aman.
Namun, prosedur penurunan material sisa atap harus dilakukan secara presisi guna menghindari risiko kecelakaan kerja maupun ancaman bagi suporter saat laga digelar kembali.
Guna mendukung upaya manajemen Persita, Direktur Keselamatan dan Keamanan Infrastruktur PSSI, Adi Nugroho, menyatakan akan segera melakukan assessment atau penilaian risiko ulang.
Fokus penilaian meliputi kekuatan struktur sisa, fungsi sistem pencahayaan, serta aspek keamanan area tribun pascabencana.
"Kami mendukung upaya perbaikan yang dilakukan pihak manajemen. Jika proses pembersihan material atap sudah dinyatakan clear dan memenuhi standar keselamatan, kami akan merekomendasikan agar laga-laga berikutnya dapat digelar di Indomilk Arena, sekalipun harus tanpa atap tribun untuk sementara waktu," tutur Adi.
Persita dijadwalkan menjamu Bali United pada 23 April, diikuti laga kontra Persijap Jepara (10 Mei) dan Persis Solo (23 Mei). Keberhasilan perbaikan atap yang diupayakan Zaki Iskandar dan tim akan menjadi penentu apakah Pendekar Cisadane bisa menutup musim kompetisi di rumah sendiri atau tetap harus mengungsi ke luar daerah.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 3Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






