Jakarta

Prediksi Skor Atalanta vs Bayern Munchen di UCL, 11 Maret 2026: Mampukah La Dea Hentikan Die Roten yang Luar Biasa?

Winda Wahdania | 10 Maret 2026, 17:00 WIB
Prediksi Skor Atalanta vs Bayern Munchen di UCL, 11 Maret 2026: Mampukah La Dea Hentikan Die Roten yang Luar Biasa?
Duel panas Atalanta vs Bayern Munchen di Bergamo. Tuan rumah berstatus kuda hitam, tamu datang dengan performa luar biasa.

AKURAT JAKARTA - Pertandingan leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League (UCL) 2025-2026 akan mempertemukan Atalanta melawan Bayern Munchen.

Duel ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026 pukul 03.00 WIB di Stadion Atleti Azzurri d'Italia, Bergamo.

Baca Juga: Prediksi Skor Galatasaray vs Liverpool di UCL, 11 Maret 2026: Ujian Berat The Reds di Rams Park

Pertemuan ini menghadirkan kontras menarik antara dua tim dengan karakter berbeda.

Atalanta datang sebagai kuda hitam yang terkenal berani bermain terbuka, sedangkan Bayern Munchen merupakan raksasa Eropa dengan pengalaman panjang di fase gugur Champions League.

Bagi Atalanta, laga ini menjadi kesempatan membuktikan bahwa mereka mampu kembali menciptakan kejutan di kompetisi elite Eropa.

Sementara Bayern Munchen datang dengan misi menjaga konsistensi performa sekaligus membuka jalan menuju perempat final.

Baca Juga: BINA Lebaran 2026 Resmi Dibuka Menko Perekonomian: Belanja di Indonesia Aja Targetkan Transaksi Rp 53,38 Triliun

Preview

Perjalanan Atalanta menuju babak 16 besar penuh drama. Wakil Italia tersebut harus melewati babak play-off melawan Borussia Dortmund.

Setelah kalah 0-2 pada leg pertama, La Dea menunjukkan mental luar biasa dengan menang 4-1 pada leg kedua di Bergamo dan lolos dengan agregat 4-3.

Gol penentu kemenangan dicetak Lazar Samardzic melalui penalti pada masa tambahan waktu.

Sebelumnya Gianluca Scamacca, Davide Zappacosta, dan Mario Pasalic turut mencatatkan nama di papan skor dalam comeback spektakuler tersebut.

Namun, performa Atalanta di kompetisi domestik belum sepenuhnya stabil.

Dalam dua laga Serie A terakhir mereka hanya meraih satu poin.

Hasil imbang 2-2 melawan Udinese menunjukkan bahwa tim asuhan Raffaele Palladino masih memiliki masalah konsistensi, terutama di lini belakang.

Secara statistik, Atalanta juga memiliki catatan defensif yang cukup mengkhawatirkan.

Dalam sembilan pertandingan terakhir fase gugur kompetisi Eropa, mereka rata-rata kebobolan dua gol per pertandingan.

Baca Juga: Kembali dengan Fitur Modern, Toyota Rush 2026 Gabungkan Teknologi VSC dan Performa RWD yang Ikonik untuk Harian dan Perjalanan Jauh

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.