Jakarta

Setelah One Piece dan Avatar: The Last Airbender, Anime Apa yang Layak Diadaptasi Netflix ke Live-action? Temukan Jawabannya di Sini

Fikri Hidayatulloh | 2 Maret 2024, 11:51 WIB
Setelah One Piece dan Avatar: The Last Airbender, Anime Apa yang Layak Diadaptasi Netflix ke Live-action? Temukan Jawabannya di Sini

AKURAT JAKARTA - Serial live-action Avatar: The Last Airbender mampu mengalahkan dominasi One Piece dari aspek durasi waku tonton dan jumlah penonton.

Selama sepekan sejak tayang perdana 22 Februari 2024, Avatar: The Last Airbender menghimpun 153,4 juta jam waktu tonton dari 21,2 juta penonton, sementara, dalam rentang waktu yang sama, live-action One Piece mendapat 140,1 juta jam dari 18,5 juta penonton.

Capaian fantastis ini makin mengukuhkan Netflix sebagai layanan streaming yang jago mengadaptasi serial anime ke dalam live-action.

Sehingga, setelah Avatar dan One Piece, serial anime apalagi yang layak mendapat kesempatan live-action dari Netflix?

Baca Juga: Live Action Avatar: The Last Airbender Kalahkan One Piece, Musim Kedua Perjalanan Aang Kian Terbuka

Screen Rant dalam artikel Netflix Already Has The Perfect Next Live-Action Anime Adaptation After One Piece & The Last Airbender menilai Lupin the Third menjadi anime yang ideal diadaptasi Netflix ke live-action menyusul Avatar dan One Piece.

Sebab, Lupin the Third memiliki premis utama dan karakter yang memungkinkan menghadirkan banyak petualangan menyenangkan.

Lupin the Third mengisahkan tentang pencuri ulung yang jago menyamar dan ahli perencanaan.

Lupin melakukan hal ini demi kesenangan. Sebab, setiap hendak melakukan pembobolan, Lupin kerap lebih dulu membuat pengumuman.

Kisah Lupin menjanjikan petualangan romantis, misi sinis, dan tontonan yang meriah dengan mudah.

Lupin yang debut sejak lebih dari 50 tahun lalu mengundang eksplorasi dan penemuan, karena tidak didominasi oleh cerita tunggal.

Baca Juga: Kabar Gembira! Grup Musik Asal London, Prep Band, Akan Mengguncang Jakarta dalam Tour Asia Mereka, Catat Tanggalnya

Dengan karakter sentral yang melanjutkan dari misi ke misi, memungkinkan petualangan Lupin berlanjut, tanpa terikat pada cerita menyeluruh yang sudah berjalan.

Dunia Lupin the Third menggabungkan elemen One Piece dengan James Bond yang penuh intrik dan harta karun rahasia.

Selain itu, Lupin the Third juga penuh dengan penjahat lain yang bisa diadu, seperti saat berselisih dengan bangsawan kejam, Nazi yang rakus, dan tentara bayaran Rusia yang kejam.

Lupin merupakan bajingan berhati emas, resep sempurna untuk pahlawan penjelajah dunia.

Cakupan petualangannya juga tidak membutuhkan dunia yang sepenuhnya dibuat-buat, melainkan meningkatkan aksi, dan kegembiraan dari dunia nyata.

Sehingga, Lupin tidak memerlukan efek khusus yang ekstensif seperti One Piece atau estetika fiksi ilmiah Cowboy Bebop.

Baca Juga: 8 Tips Berpuasa Bagi Lansia Agar Tetap Sehat dan Lancar hingga Sebulan Penuh, Baik Juga untuk Semua Kalangan Usia

Mengadaptasi Lupin The Third akan menjadi proses yang sederhana, cukup memindahkan karakter ke dalam latar yang berbeda sambil tetap mempertahankan karakteristik inti yang membuat Lupin dan krunya begitu menarik selama beberapa dekade.

Lupin The Third adalah premis yang dapat beradaptasi selamanya, jenis karakter dan dunia yang secara teori dapat berlanjut selamanya dengan petualangan baru. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.