Mengulas Sejarah Manga Bleach, Dari Ide Konsep Awal Hingga Masuk Jajaran Anime Big Three

AKURAT JAKARTA - Manga Bleach karya Tite Kubo memiliki sejarah panjang yang menarik dari awal penerbitannya hingga menjadi salah satu manga paling populer di dunia.
Berikut adalah perjalanan sejarah dari Bleach:
1. Konsep Awal dan Inspirasi
Tite Kubo, nama asli Noriaki Kubo, memulai kariernya sebagai mangaka dengan serial berjudul Zombiepowder pada tahun 1999.
Namun, serial ini dihentikan lebih awal karena kurang populer. Setelah kegagalan tersebut, Kubo mulai mengembangkan konsep Bleach.
Baca Juga: Agus Ungkap Alasan Sebut Novi Kejam di Podcast Uya Kuya, Warganet: Semakin Gak Respect
Dia terinspirasi oleh konsep Shinigami atau Dewa Kematian dari mitologi Jepang dan memutuskan untuk menggabungkan konsep ini dengan elemen aksi, petualangan, dan cerita supranatural.
Awalnya, Bleach ditolak oleh beberapa penerbit, termasuk Weekly Shōnen Jump.
Namun, setelah Masashi Kishimoto, pencipta Naruto, menyampaikan dukungan terhadap ide Kubo, manga ini akhirnya disetujui untuk dipublikasikan.
2. Debut dan Awal Kesuksesan (2001)
Bleach pertama kali diterbitkan di majalah Weekly Shōnen Jump pada 7 Agustus 2001.
Baca Juga: Resep Masakan Ikan Patin Asam Pedas, Rasanya Enak dan Menyegarkan, Cocok Jadi Lauk Musim Panas
Seri ini segera mendapatkan popularitas berkat karakter utamanya, Ichigo Kurosaki, yang memiliki kekuatan Shinigami (Dewa Kematian) dan berjuang melawan roh jahat bernama Hollow.
Gaya seni Kubo yang dinamis, desain karakter yang keren, serta cerita yang menarik langsung menarik perhatian pembaca.
Pada tahun-tahun awalnya, Bleach bersaing dengan manga-manga besar lainnya, seperti Naruto dan One Piece.
Meski begitu, Bleach berhasil mendapatkan basis penggemar yang solid dan menjadi salah satu dari "Big Three," yaitu tiga manga paling populer pada zamannya.
3. Adaptasi Anime (2004)
Pada tahun 2004, Bleach diadaptasi menjadi serial anime yang diproduksi oleh Studio Pierrot.
Anime ini disutradarai oleh Noriyuki Abe dan berhasil memperluas popularitas manga hingga ke ranah global.
Musik latar dari Shiro Sagisu dan lagu tema pembuka yang ikonik juga membantu anime ini menonjol.
Anime ini berlangsung hingga 2012, dengan total 366 episode, yang mencakup beberapa arc besar dari manga, termasuk arc Soul Society, Hueco Mundo, dan Arrancar.
Baca Juga: Sinopsis Made in Korea, Drakor Terbaru Hyun Bin dan Jung Woosung yang Tayang Tahun Depan
4. Puncak Popularitas (2006-2009)
Pada pertengahan 2000-an, Bleach mencapai puncak popularitasnya. Manga ini diakui karena pertarungan yang mendebarkan, perkembangan karakter yang mendalam, serta dunia yang kompleks dan luas.
Arc Soul Society, yang melibatkan Ichigo dan teman-temannya yang menyusup ke dunia para Shinigami untuk menyelamatkan Rukia, diakui sebagai salah satu arc terbaik dalam sejarah manga.
Selama periode ini, Bleach memenangkan berbagai penghargaan, termasuk Penghargaan Shogakukan Manga pada tahun 2005.
Volume-volume manga juga menjadi salah satu yang paling banyak terjual di Jepang dan di luar negeri.
Baca Juga: 7 Gejala Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya
5. Penurunan Popularitas (2010-an)
Pada awal 2010-an, Bleach mulai mengalami penurunan popularitas. Beberapa penggemar mengkritik alur cerita yang terasa terlalu panjang, terutama dalam arc Fullbring yang kurang disukai banyak pembaca.
Meskipun demikian, seri ini tetap mempertahankan basis penggemar yang kuat, terutama berkat adaptasi anime-nya yang masih berlangsung saat itu.
Pada 2012, anime Bleach berakhir tiba-tiba setelah arc Fullbring, tanpa melanjutkan ke arc terakhir dari manga, yaitu Thousand-Year Blood War.
Baca Juga: Asyik, Wacana Madrasah Gratis di Jakarta Masuk Tahap Pembahasan
Ini menimbulkan spekulasi di kalangan penggemar bahwa anime mungkin tidak akan pernah menyelesaikan seluruh cerita manga.
6. Akhir Manga (2016)
Setelah lebih dari 15 tahun berlanjut, Bleach akhirnya tamat pada 22 Agustus 2016, dengan total 686 chapter yang dikumpulkan dalam 74 volume.
Arc terakhir, Thousand-Year Blood War, memperkenalkan banyak karakter baru dan plot twist yang signifikan, termasuk pertempuran besar antara Shinigami dan Quincy.
Namun, akhir dari manga Bleach juga memicu berbagai reaksi dari penggemar.
Beberapa merasa bahwa akhir cerita terasa terburu-buru, sementara yang lain senang bisa melihat konklusi dari perjalanan Ichigo dan teman-temannya.
7. Kebangkitan Kembali (2022)
Setelah bertahun-tahun menunggu, akhirnya diumumkan bahwa anime Bleach akan kembali untuk mengadaptasi arc terakhir, Thousand-Year Blood War.
Anime ini mulai tayang kembali pada tahun 2022, disutradarai oleh Tomohisa Taguchi, dan mendapatkan sambutan hangat dari penggemar lama serta baru.
Selain itu, Kubo juga merilis Burn the Witch pada tahun 2020, sebuah manga one-shot yang diatur di alam semesta yang sama dengan Bleach, tetapi berfokus pada karakter dan lokasi yang berbeda.
Burn the Witch juga mendapatkan adaptasi anime, menunjukkan bahwa warisan Bleach tetap hidup.
8. Dampak dan Warisan
Bleach telah meninggalkan jejak besar dalam dunia manga dan anime. Serial ini telah mempengaruhi banyak karya di masa depan dan menjadi inspirasi bagi para kreator lainnya.
Selain itu, popularitasnya juga melahirkan berbagai produk media lain, termasuk film anime, novel ringan, permainan video, serta pertunjukan live-action.
Secara keseluruhan, Bleach tetap menjadi salah satu manga shōnen paling penting dan dikenang dengan penuh cinta oleh penggemar di seluruh dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









