Jakarta

Live-action Avatar: The Last Airbender, Dari Mana Pangeran Zuko Mendapat Bekas Luka di Wajah? Jawaban Mengejutkan ada di Sini

Fikri Hidayatulloh | 23 Februari 2024, 19:54 WIB
Live-action Avatar: The Last Airbender, Dari Mana Pangeran Zuko Mendapat Bekas Luka di Wajah? Jawaban Mengejutkan  ada di Sini

AKURAT JAKARTA - Live-action Avatar: The Last Airbender masih terus menarik untuk dibahas, seperti soal dari mana Pangeran Zuko mendapat bekas luka di wajah.

Pangeran Zuko yang diperankan Dallas Liu merupakan antagonis utama di Avatar: The Last Airbender yang diperintahkan ayahnya, Raja Api Ozai, memburu Si Pengendali Udara, Aang.

Avatar: The Last Airbender mengungkap awal mula bekas luka di wajah Pangeran Zuko.

Dikutip dari Screen Rant, ternyata bekas luka wajah itu merupakan perbuatan Raja Api Ozai yang merupakan ayah kandung Pangeran Zuko.

Baca Juga: Jangan Lewatkan, Konser NDX AKA Bakal Sambangi Cilacap, Catat Lokasi dan Waktunya di Sini

Peristiwa tragis itu terjadi saat Pangeran Zuko dan Raja Api Ozai melakukan Agni Kai, tradisi duel berusia ratusan tahun untuk menyelesaikan perselisihan antar pengendali api.

Namun, Pangeran Zuko ragu-garu menyakiti Ozai. Raja Api itu pun memanfaatkannya dengan menyerang Zuko dengan api sebagai hukuman.

Pertanyan selanjutnya adalah kenapa Zuko harus berduel dengan Ozai?

Di Live-action Avatar dijelaskan Zuko menentang Jenderal Negara Api yang menyarankan Raja Ozai untuk mengorbankan satu peleton tentara pemula demi meraih kemenangan perang.

Pangeran Zuko menyatakan betapa buruknya rencana itu.

Tradisi Agni Kai pun digelar untuk menyelesaikan perselisihan Zuko dengan Sang Jenderal.

Baca Juga: Simak Ramalan Zodiak Keuangan Besok, 24 Februari 2024 untuk Virgo, Libra, dan Scorpio

Namun, Zuko menyadari bahwa dengan ayahnya lah dia harus berduel. Sebab perselisihan itu terjadi di ruang perang Raja Api.

Sehingga dengan demikian, Zuko bisa dinilai tidak menghormati Raja daripada jenderal.

Tradisi Agni Kai pun mengawali perjalanan Pangeran Zuko memburu Aang. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.