Jelang Syuting Live-action One Piece Musim Kedua, Dua Kapal Going Merry Milik Kru Topi Jerami Merapat ke Cape Town Film Studios

AKURAT JAKARTA - Serial live-action One Piece musim kedua sedang memasuki proses produksi.
Laporan terbaru menyatakan tim produksi live-action One Piece memilih Cape Town, Afrika Selatan, sebagai lokasi syuting. Begitu dikutip dari Comicbook.com, Selasa (19/3/2024)
Media sosial X Penggemar One Piece Netflix memposting foto dua Kapal Going Merry yang diambil oleh penduduk setempat di Cape Town Film Studios.
Baca Juga: Puasa Mengajarkan Kita Menjaga Kerukunan dalam Masyarakat: Pesan Ramadhan Hari Kedelapan dari Bang Zaki, Simak di Sini
Sebagai informasi, live-action One Piece musim pertama juga mengambil Cape Town Film Studios sebagai lokasi syuting.
Dan, nampaknya, kapal Going Merry milik kru Bajak Laut Topi Jerami di serial One Piece sudah tiba di studio.
Meski belum ada detail jadwal syuting One Piece musim kedua dimulai, baru-baru ini pemeran Roronoa Zoro, Mackenyu Arata, membocorkan sekelumit kapan pengambilan gambar dimulai.
Baca Juga: Sudah Jadi Tradisi Jelang Lebaran, Bagaimana Sejarah Mudik di Indonesia? Berikut Penjelasannya
Saat menghadiri turnamen One Piece TCG di Jepang, Mackenyu, mengungkap tidak bisa mengikuti turnamen TCG pada Juni mendatang karena saat itu dirinya sedang mengikuti syuting live-action One Piece musim kedua.
Kabar dari Mackenyu ini mengkonfirmasi berita dari Taz Skylar baru-baru ini yang menyatakan live-action One Piece musim kedua akan mulai syuting pada paruh kedua 2024.
Live-action One Piece musim kedua akan mengambil cerita dari arc Pulau Drum dan arc Alabasta.
Baca Juga: Golkar DKI Gelar Bukber dan Santunan Yatim, Bang Zaki Ingatkan Kader Tebar Manfaat
Di mana Kapten Bajak Laut Topi Jerami, Monkey D. Luffy, dan kru akan bertemu karakter-karakter baru, seperti, Chopper, Vivi, Ace, Crocodile, dan yang paling penting, Miss All Sunday alias Nico Robin.*
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini






