AKURAT.CO - Penyakit berkaitan dengan lambung seperti maag dan asam lambung tidak stabil, cukup banyak dialami masyarakat.
Hal ini bisa terjadi karena pola hidup dan pola makan yang tidak sehat, seperti telat makan pagi atau sarapan.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa bahan alami untuk mengurangi asam lambung:
1. Jahe
Jahe memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu meredakan peradangan pada lambung. Anda bisa mengonsumsinya dalam bentuk teh jahe atau menambahkannya pada makanan.
2. Licorice (akar manis)
kar manis memiliki komponen yang dapat membantu melapisi lapisan lambung dan mengurangi iritasi akibat asam lambung. Namun, harap diingat bahwa terlalu banyak konsumsi akar manis dapat meningkatkan tekanan darah, sehingga sebaiknya digunakan dalam jumlah terbatas.
3. Pisang
Pisang memiliki sifat mengurangi asam dan bisa membantu melapisi dinding lambung. Pisang juga mengandung pektin, yang bisa membantu menetralkan kelebihan asam lambung.
4. Aloe Vera
Aloe vera memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu meredakan iritasi lambung. Namun, sebaiknya hanya menggunakan bagian daging tanaman aloe vera dan menghindari lapisan kulit yang berisi senyawa yang bisa menyebabkan diare.
5. Apel
Apel mengandung serat dan senyawa yang bisa membantu menetralkan kelebihan asam di lambung.
6. Pepaya
Enzim papain dalam pepaya dapat membantu pencernaan dan mengurangi tekanan pada lambung.
7. Kayu Manis
Kayu manis dapat membantu mengurangi produksi asam lambung dan meningkatkan pencernaan.
8. Kunyit
Kunyit memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu meredakan iritasi lambung.
9. Air Kelapa
Air kelapa dapat membantu menetralkan asam lambung dan memberikan kelembutan pada saluran pencernaan.
Nah itu di atas sejumlah bahan alami untuk mengurangi asam lambung.
Terpenting jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter dan tetap menerapkan hidup sehat, ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


