Sudah Minum Obat dan Banyak Istirahat, Kenapa Tubuh Masih Belum Pulih?

AKURAT JAKARTA - Ada kalanya tubuh seperti tidak kunjung kembali ke kondisi semula.
Kamu sudah minum obat sesuai anjuran, tidur cukup, menjaga pola makan, bahkan mengurangi aktivitas berat.
Namun, rasa lelah masih muncul, stamina belum kembali, atau luka membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh.
Kondisi semacam ini bisa membuat frustrasi karena dari luar tidak selalu terlihat ada masalah.
Padahal, proses pemulihan tubuh melibatkan banyak hal hingga tingkat jaringan dan sel.
Salah satunya adalah memastikan jaringan mendapatkan oksigen yang cukup.
Oksigen memiliki peran penting dalam proses pemulihan.
Sel membutuhkan oksigen untuk menjalankan berbagai fungsi, termasuk memperbaiki jaringan yang mengalami kerusakan.
Ketika pasokan oksigen di area tertentu tidak optimal, proses regenerasi pun dapat berlangsung lebih lambat.
Hal tersebut menjadi salah satu alasan Hyperbaric Oxygen Therapy (HBOT) mulai diperhitungkan sebagai terapi pendukung untuk kondisi tertentu.
HBOT merupakan terapi medis yang dilakukan dengan menghirup oksigen murni di dalam ruang bertekanan lebih tinggi dibandingkan tekanan udara normal.
Dalam kondisi tersebut, oksigen yang terlarut di dalam plasma darah dapat meningkat sehingga memungkinkan oksigen berdifusi lebih jauh menuju jaringan tubuh.
Menurut Peninjau Medis Seraphim Medical Center, dr. Ravenska Theodora, kondisi tersebut menjadi pembeda antara HBOT dan terapi oksigen biasa.
"Dengan tekanan yang lebih tinggi, oksigen bisa menjangkau area jaringan yang mengalami hipoksia, kekurangan oksigen, yang sering kali menjadi alasan utama mengapa proses penyembuhan berjalan lebih lambat dari yang diharapkan," jelasnya.
Ketika Tubuh Terlihat Baik-Baik Saja
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







