8 Langkah Pemulihan Trauma Pascabencana yang Perlu Dilakukan Penyintas

AKURAT JAKARTA - Trauma pascabencana sering menjadi tantangan besar bagi para penyintas, dan kamu mungkin pernah mendengar bagaimana kondisi ini memengaruhi kehidupan seseorang dalam jangka panjang.
Banyak penyintas yang berjuang diam-diam menghadapi kecemasan, kehilangan rasa aman, hingga kesulitan kembali menjalani rutinitas.
Saat bencana terjadi, dampak yang ditimbulkan tidak hanya berupa kerusakan fisik atau kerugian materi, tetapi juga tekanan emosional yang berat.
Kamu mungkin melihat bagaimana para penyintas merasakan kilas balik, kecemasan mendadak, atau ketidaknyamanan saat dihadapkan pada situasi tertentu.
Kondisi ini menjadi tanda trauma pascabencana yang memerlukan perhatian serius serta dukungan tepat dari banyak pihak, termasuk keluarga, relawan, hingga tenaga profesional.
Trauma dapat muncul dalam bentuk rasa takut, mimpi buruk, atau perasaan tidak aman.
Beberapa orang bisa pulih lebih cepat dengan lingkungan yang suportif, namun sebagian lainnya mengalami trauma berkepanjangan yang menghambat aktivitas sehari-hari.
Karena itulah memahami cara mengatasi trauma menjadi langkah penting bagi siapa pun yang terdampak.
1. Mengakui dan menerima kondisi emosional
Baca Juga: Debut Layar Lebar! Lisa BLACKPINK Bintangi Film Aksi Thriller Netflix 'TYGO' Bareng Don Lee
Kamu perlu menerima rasa takut, sedih, atau marah sebagai bagian dari reaksi normal.
Menekan emosi hanya akan memperlama pemulihan.
2. Mendapatkan bantuan profesional
Baca Juga: Jangan Lupa, Konser Denny Caknan Hari Ini di Singphoria SKJ Ultimate Jambi
Jika trauma mengganggu aktivitas, segera hubungi psikolog atau psikiater.
Terapi seperti CBT, konseling trauma, atau terapi eksposur dapat membantu proses penyembuhan.
3. Melatih relaksasi
Baca Juga: Empat Tanda Suami Berbohong yang Mungkin Sering Diabaikan Istri
Teknik seperti pernapasan dalam, meditasi, journaling, berdoa, atau mindfulness membantu menenangkan sistem saraf dan menurunkan ketegangan.
4. Menjaga kesehatan fisik
Tidur cukup, makan teratur, olahraga ringan, dan hidrasi yang baik terbukti membantu stabilitas emosional kamu.
Baca Juga: Ahli Ungkap Risiko di Balik Kebiasaan Tidur Pakai dan Tanpa Bantal
5. Kembali ke rutinitas secara perlahan
Rutinitas memberikan rasa aman.
Mulai dari aktivitas sederhana, termasuk melakukan hobi yang menenangkan.
6. Memperkuat dukungan sosial
Berbagi cerita dengan keluarga, teman, atau sesama penyintas membuat kamu merasa tidak sendirian.
7. Mengikuti kegiatan trauma healing
Baca Juga: NICE PIK 2 Jadi Tuan Rumah Weddingku Exhibition 2025, 200+ Vendor Siap Manjakan Calon Pengantin
Kegiatan seperti sharing session, seni kreatif, permainan edukasi, hingga pendampingan psikologis membantu memulihkan emosi.
Untuk anak, metode bermain sangat efektif.
8. Membangun harapan dan pola pikir positif
Baca Juga: Sebelum Ajak Anak Bermain ke Playground, Pastikan Kamu Tahu 3 Poin Penting Ini
Menetapkan tujuan kecil dan menyadari hal positif yang masih kamu miliki membantu membangun kembali rasa percaya diri.
Trauma pascabencana memang tidak mudah, tetapi pemulihan sangat mungkin dilakukan.
Dengan dukungan tepat dan proses yang konsisten, kamu dapat kembali bangkit dan menjalani hidup dengan lebih tenang. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






