Jakarta

Bukan Soal Kaya, Ini Langkah Awal yang Bisa Dilakukan untuk Menuju Merdeka Finansial

Anggerhana Denni Rahmawati | 12 Agustus 2026, 18:45 WIB
Bukan Soal Kaya, Ini Langkah Awal yang Bisa Dilakukan untuk Menuju Merdeka Finansial
Merdeka finansial bukan soal kaya. - Magnific

AKURAT JAKARTA - Merdeka finansial tidak selalu berarti memiliki banyak aset atau investasi.

Kondisi ini justru dimulai dari kemampuan mengendalikan pemasukan dan pengeluaran secara konsisten.

Salah satu langkah yang sering dilewatkan adalah mengenali kondisi keuangan sendiri.

Kamu perlu mencatat seluruh pendapatan dan mengelompokkan pengeluaran menjadi kebutuhan, keinginan, cicilan, tabungan, serta investasi.

Sebagai contoh, dari gaji Rp8 juta per bulan, setelah dikurangi cicilan Rp800 ribu, kebutuhan sehari-hari Rp2,2 juta, dan pengeluaran lain Rp2,5 juta, masih terdapat Rp2,5 juta yang bisa dialokasikan untuk dana darurat, membayar utang, atau investasi.

Kamu juga dapat menggunakan metode 50/30/20, yaitu 50 persen untuk kebutuhan, 30 persen untuk keinginan, dan 20 persen untuk tabungan serta investasi.

Namun, pembagian tersebut tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Sebelum berinvestasi lebih jauh, dana darurat juga perlu disiapkan.

Karyawan tetap dapat menargetkan minimal enam bulan pengeluaran, sedangkan freelancer atau wiraswasta sekitar sembilan hingga 12 bulan.

Utang konsumtif berbunga tinggi juga sebaiknya dikendalikan terlebih dahulu.

Baca Juga: Bukan Cuma Upacara di Istana, Monas Bakal Siapkan Pesta Rakyat Seharian Penuh

Setelah dana darurat mulai terbentuk dan utang terkendali, barulah investasi dapat dilakukan sesuai profil risiko dan tujuan keuangan.

Pada akhirnya, merdeka finansial bukan berarti harus kaya raya.

Intinya adalah memiliki kendali atas uang dan mampu memenuhi kebutuhan serta mencapai tujuan hidup tanpa tekanan finansial berlebihan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.