Jakarta

Jangan Langsung Menyalahkan Diri, Rasa Lapar Sebelum Haid Ternyata Normal

Anggerhana Denni Rahmawati | 15 Juli 2026, 19:15 WIB
Jangan Langsung Menyalahkan Diri, Rasa Lapar Sebelum Haid Ternyata Normal
Beberapa saat sebelum menstruasi banyak perempuan yang nafsu makannya bertambah.

AKURAT JAKARTA - Banyak perempuan merasa porsi makannya bertambah beberapa hari sebelum menstruasi.

Keinginan mengonsumsi cokelat, makanan manis, hingga makanan tinggi karbohidrat pun sering muncul dan terkadang sulit ditahan.

Kondisi ini ternyata bukan sekadar kebiasaan, melainkan bagian dari perubahan alami yang terjadi di dalam tubuh.

Ahli gizi kesehatan perempuan menjelaskan bahwa peningkatan nafsu makan umumnya terjadi pada fase luteal, yaitu sekitar satu minggu sebelum menstruasi dimulai.

Pada fase ini, tubuh mengalami perubahan hormon yang membuat metabolisme sedikit meningkat sehingga kebutuhan energi ikut bertambah.

Meningkatnya hormon progesteron disertai penurunan kadar serotonin membuat tubuh cenderung mencari sumber energi yang cepat, terutama makanan tinggi karbohidrat.

Tak heran jika banyak perempuan lebih sering merasa lapar atau memiliki keinginan kuat mengonsumsi makanan tertentu menjelang haid.

Sejumlah penelitian bahkan menunjukkan perempuan dapat mengonsumsi ratusan kalori lebih banyak setiap hari selama fase luteal dibandingkan fase lain dalam siklus menstruasi.

Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan nafsu makan memang memiliki dasar biologis.

Tak hanya dipengaruhi hormon, kondisi emosional juga berperan.

Baca Juga: Generasi Alpha dan AI: Batas Tipis antara Membantu Belajar dan Membuat Anak Bergantung

=====

Rasa tidak nyaman akibat kram, perut kembung, tubuh yang mudah lelah, atau perubahan suasana hati dapat membuat seseorang mencari makanan yang memberikan rasa nyaman.

Meski tergolong normal, para ahli menyarankan agar kebutuhan energi tersebut dipenuhi melalui pilihan makanan yang lebih sehat.

Karbohidrat kompleks seperti oatmeal, ubi, atau quinoa dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sekaligus memberikan energi yang dibutuhkan tubuh.

Selain itu, pola makan seimbang, pengelolaan stres, serta tidur yang cukup juga dapat membantu mengurangi perubahan nafsu makan menjelang menstruasi.

Namun, bila rasa lapar disertai gangguan menstruasi yang tidak biasa atau keluhan yang sangat mengganggu, pemeriksaan ke dokter tetap dianjurkan untuk memastikan tidak ada kondisi medis tertentu yang menjadi penyebabnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.