Urutan Bumbu Dapur dengan Kandungan Natrium Tertinggi hingga Terendah, Kenali Sekarang!

AKURAT JAKARTA - Banyak orang membatasi garam saat memasak, tetapi sering lupa bahwa berbagai bumbu dapur juga menyimpan natrium sangat tinggi.
Natrium memang dibutuhkan tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan, tetapi konsumsi berlebihan dapat memicu masalah kesehatan.
Asupan natrium yang terlalu tinggi dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko hipertensi dan gangguan jantung.
Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO merekomendasikan konsumsi natrium harian tidak melebihi 2.000 miligram per hari.
Karena itu, penting untuk mengenali bumbu dapur yang mengandung natrium tinggi agar penggunaannya tetap terkendali.
1. Kaldu Bubuk dan Penyedap Rasa
Kaldu bubuk dan penyedap rasa menempati posisi pertama dengan kandungan sekitar 15.000 hingga 20.000 miligram natrium per 100 gram.
Jumlah tersebut jauh melampaui kebutuhan natrium harian sehingga penggunaannya perlu dibatasi dengan bijak.
Bumbu ini memang praktis untuk memperkuat rasa makanan, tetapi pemakaian berlebihan dapat meningkatkan asupan natrium harian.
2. Kecap Ikan
Kecap ikan berada di posisi kedua dengan kandungan natrium sekitar 5.000 hingga 7.850 miligram per 100 gram.
Bumbu hasil fermentasi ini terkenal karena cita rasa gurih yang kuat dan sering digunakan dalam masakan Asia.
Karena rasanya sangat pekat, penggunaan dalam jumlah kecil biasanya sudah cukup untuk memberi rasa pada makanan.
3. Kecap Asin
Kecap asin mengandung sekitar 5.600 hingga 6.000 miligram natrium per 100 gram sehingga termasuk sangat tinggi.
Baca Juga: Blok M hingga Gultik Jadi Magnet, Jaksel Pimpin Destinasi Wisata Favorit di Jakarta
=====
Meski sering dianggap lebih ringan dibanding garam, kecap asin tetap menyumbang natrium dalam jumlah besar.
Penggunaan berlebihan pada tumisan atau makanan siap saji dapat meningkatkan total asupan natrium harian.
4. Terasi Udang
Terasi udang mengandung sekitar 5.000 hingga 8.000 miligram natrium per 100 gram tergantung proses pembuatannya.
Bahan khas yang banyak dipakai dalam sambal ini memberikan aroma dan rasa umami yang sangat kuat.
Walau biasanya digunakan sedikit, konsumsi yang terlalu sering tetap perlu diperhatikan oleh masyarakat.
5. Saus Tiram
Saus tiram memiliki kandungan natrium sekitar 3.000 hingga 4.500 miligram per 100 gram sehingga tidak bisa dianggap rendah.
Bumbu ini sering digunakan untuk memperkaya rasa pada tumisan, mi, dan berbagai hidangan berbahan sayuran.
Membaca label gizi sebelum membeli dapat membantu memilih produk dengan kadar natrium yang lebih rendah.
6. Kecap Manis
Kecap manis berada di posisi terakhir dalam daftar ini dengan kandungan sekitar 1.500 hingga 3.000 miligram natrium.
Walaupun lebih rendah dibanding beberapa bumbu lain, jumlah natriumnya tetap cukup signifikan untuk diperhatikan.
Kandungan gula yang tinggi pada kecap manis juga menjadi alasan untuk menggunakannya secara lebih bijak.
Memilih bumbu secara cermat merupakan langkah sederhana untuk menjaga kesehatan tanpa mengurangi kenikmatan makanan.
Baca Juga: NCT 127 Resmi Konser di Jakarta pada 3 Oktober 2026, Intip Lokasi dan Prediksi Harga Tiketnya!
Mengurangi penggunaan bumbu tinggi natrium dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil dalam jangka panjang.
Pola makan seimbang yang kaya sayur, buah, dan makanan segar menjadi kunci penting menjaga kesehatan tubuh.
Dengan memahami kandungan natrium dalam bumbu dapur, masyarakat dapat membuat pilihan yang lebih sehat setiap hari. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







