Jakarta

Hati-Hati, Asupan Harian Ini Bisa Picu Gangguan Ginjal

Anggerhana Denni Rahmawati | 3 Maret 2026, 09:15 WIB
Hati-Hati, Asupan Harian Ini Bisa Picu Gangguan Ginjal
Ginjal bisa rusak diam-diam jika kamu tak memperhatikan asupan harian.

AKURAT JAKARTA - Ginjal merupakan organ penting yang bertugas menyaring racun, menjaga keseimbangan mineral, hingga mengatur cairan tubuh.

Fungsinya sangat krusial untuk memastikan tubuh tetap dalam kondisi stabil.

Namun, pola makan yang kurang tepat dapat memperberat kerja ginjal, terutama jika kamu sudah memiliki riwayat tekanan darah tinggi atau gangguan metabolik.

Baca Juga: MOODZ Siap-siap War! Berikut Harga Tiket dan Jadwal Konser WOODZ Archive 1 di Jakarta

Salah satu kelompok makanan yang perlu kamu waspadai adalah makanan tinggi kalium.

Buah-buahan seperti pisang, alpukat, jeruk, dan tomat memang dikenal sehat.

Pada orang dengan ginjal normal, kalium dapat dikeluarkan dengan baik melalui urine.

Baca Juga: Fakta Menarik Pajero Sport Facelift 2026, SUV Tangguh dengan Tenaga Hingga 204 PS serta Fitur Keselamatan Makin Canggih

Namun ketika fungsi ginjal menurun, mineral ini justru bisa menumpuk dalam darah dan meningkatkan risiko gangguan irama jantung yang berbahaya.

Karena itu, kamu perlu menyesuaikan porsi konsumsinya, terutama bila memiliki masalah ginjal.

Bukan berarti harus menghindari sepenuhnya, tetapi penting untuk mengontrol jumlahnya sesuai anjuran tenaga medis.

Baca Juga: Punya 5 Keunggulan! Mitsubishi Pajero Sport 2026 vs Toyota Fortuner: Persaingan Sengit Dalam Dunia SUV Ladder Frame

Selain kalium, natrium juga menjadi perhatian utama.

Makanan kemasan, camilan asin, hingga makanan cepat saji mengandung garam dalam jumlah tinggi.

Natrium berlebih membuat tubuh menahan lebih banyak cairan, sehingga ginjal harus bekerja ekstra untuk menjaga keseimbangan air dan elektrolit.

Baca Juga: Seruan Boikot Produk Pro Israel dan Amerika Kembali Menggema, Forum Pondok Pesantren Ajak Jutaan Santri Suarakan Keadilan Internasional

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.