Jakarta

Terlihat Sepele, Kesalahan Pendaki Pemula Ini Ternyata Bisa Membahayakan Pendakian

Anggerhana Denni Rahmawati | 20 Juni 2026, 09:30 WIB
Terlihat Sepele, Kesalahan Pendaki Pemula Ini Ternyata Bisa Membahayakan Pendakian
Kesalahan umum yang sering dilakukan saat hiking.

AKURAT JAKARTA - Hiking menjadi salah satu aktivitas luar ruangan yang semakin diminati karena menawarkan pengalaman menikmati alam sekaligus menjaga kebugaran tubuh.

Namun, banyak orang yang menganggap pendakian sebagai kegiatan yang mudah sehingga sering mengabaikan berbagai persiapan penting sebelum berangkat.

Padahal, medan alam yang tidak menentu, perubahan cuaca, hingga kondisi fisik yang kurang siap dapat meningkatkan risiko selama perjalanan.

Tidak sedikit insiden saat pendakian terjadi akibat kesalahan sederhana yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal.

Bagi kamu yang baru mulai menekuni hobi hiking, memahami kesalahan-kesalahan umum berikut dapat membantu membuat perjalanan lebih aman dan nyaman.

1. Meremehkan Pentingnya Fisik dan Mental

Banyak pendaki pemula hanya mengandalkan semangat tanpa mempersiapkan kondisi fisik dan mental.

Padahal, pendakian membutuhkan stamina yang cukup untuk menghadapi medan menanjak, cuaca yang berubah-ubah, dan perjalanan yang menguras energi.

Persiapan fisik melalui olahraga ringan serta kesiapan mental dapat membantu kamu menghadapi tantangan selama di jalur.

2. Mengabaikan Laporan Cuaca

Sebelum mendaki, penting untuk mengetahui kondisi cuaca di lokasi tujuan.

Hujan, kabut tebal, angin kencang, atau suhu dingin dapat meningkatkan tingkat kesulitan pendakian.

Mengabaikan prakiraan cuaca berisiko menyebabkan berbagai masalah, mulai dari jalur licin hingga hipotermia.

3. Kurang Memahami Jalur Pendakian

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah kurangnya pengetahuan tentang jalur yang akan dilalui.

Baca Juga: Niatnya Menenangkan tapi 5 Kalimat Ini Ternyata Justru Bisa Memicu Kecemasan Anak

=====

Banyak pendaki pemula berangkat tanpa mempelajari medan, titik istirahat, maupun jalur evakuasi.

Memahami rute pendakian dapat membantu mengurangi risiko tersesat dan membuat perjalanan lebih terarah.

4. Manajemen Logistik dan Air yang Buruk

Kekurangan air dapat menyebabkan tubuh cepat lelah, sulit berkonsentrasi, dan menurunkan performa selama pendakian.

Karena itu, kamu perlu membawa persediaan air yang cukup serta makanan praktis yang dapat membantu menjaga energi.

Perencanaan logistik yang baik juga membantu menghindari kekurangan kebutuhan penting selama perjalanan.

5. Memakai Alas Kaki dan Pakaian yang Tidak Tepat

Pemilihan perlengkapan yang kurang sesuai masih menjadi kesalahan umum pendaki pemula.

Sepatu yang tidak dirancang untuk medan pendakian dapat meningkatkan risiko tergelincir atau cedera.

Selain itu, pakaian yang sesuai dengan kondisi cuaca akan membantu menjaga kenyamanan selama berada di alam terbuka.

6. Tidak Memiliki Rencana Darurat

Meskipun jalur pendakian tergolong mudah, risiko tetap bisa terjadi kapan saja.

Oleh karena itu, penting untuk memiliki rencana darurat, termasuk mengetahui jalur evakuasi, membawa perlengkapan pertolongan pertama, dan memberi tahu orang terdekat mengenai rencana perjalanan.

Persiapan yang matang merupakan kunci utama untuk menikmati pendakian dengan aman.

Dengan menghindari berbagai kesalahan tersebut, kamu dapat mengurangi risiko di jalur dan menjadikan pengalaman hiking lebih menyenangkan serta berkesan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.