Jakarta

Lima Tanda Seseorang Mudah Insecure yang Jarang Disadari

Anggerhana Denni Rahmawati | 10 Juni 2026, 16:30 WIB
Lima Tanda Seseorang Mudah Insecure yang Jarang Disadari
Ilustrasi seseorang yang merasa insecure.

AKURAT JAKARTA - Di era media sosial, banyak orang tanpa sadar sering membandingkan hidupnya dengan pencapaian orang lain.

Melihat kesuksesan, gaya hidup, atau prestasi orang lain terkadang membuat seseorang merasa kurang percaya diri dan merasa tertinggal.

Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini bisa memicu rasa insecure yang memengaruhi kesehatan mental.

Insecure merupakan kondisi ketika seseorang merasa tidak cukup baik, kurang aman, dan meragukan dirinya sendiri.

Perasaan ini sebenarnya cukup umum dialami banyak orang.

Namun, jika terlalu berlebihan, insecure dapat membuat seseorang sulit berkembang dan terus merasa tidak puas terhadap dirinya sendiri.

Berikut lima tanda seseorang mudah insecure dan cara mengatasinya.

1. Suka Mengeluh

Mengutip Psychology Today, orang yang insecure sering merasa hidupnya tidak berjalan baik.

Mereka juga cenderung membandingkan diri dengan orang lain dan ingin terlihat lebih unggul agar merasa lebih percaya diri.

2. Selalu Meninggikan Diri Sendiri

Terlalu sering membicarakan prestasi, pendidikan, atau kelebihan diri bisa menjadi tanda seseorang sedang mencari pengakuan.

Sikap ini biasanya dilakukan untuk menutupi rasa tidak aman yang sebenarnya dirasakan.

3. Merasa Tidak Memiliki Kontrol

Mengutip Verywell Mind, orang yang insecure sering merasa tidak berdaya dan menganggap dirinya tidak mampu memperbaiki keadaan hidup.

Akibatnya, mereka mudah menyerah dan merasa pesimis terhadap masa depan.

Baca Juga: Termasuk Ayam, Inilah 5 Hewan yang Mudah Diternak di Rumah dengan Lahan Sempit

=====

4. Suka Membandingkan Diri

Kebiasaan membandingkan diri dengan pencapaian orang lain dapat membuat seseorang merasa kurang berharga.

Apalagi jika perbandingan tersebut terus dilakukan tanpa melihat kemampuan diri sendiri.

5. Sering Meragukan Diri Sendiri

Orang yang insecure biasanya sulit percaya pada keputusan yang dibuatnya sendiri.

Mereka cenderung takut salah dan lebih memilih mengikuti pendapat orang lain.

Untuk mengatasi rasa insecure, kamu bisa mulai dengan lebih menghargai diri sendiri dan berhenti membandingkan hidup dengan orang lain.

Fokus pada perkembangan diri secara perlahan juga dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri.

Selain itu, membatasi penggunaan media sosial dan membangun lingkungan yang positif dapat membantu menjaga kesehatan mental.

Setiap orang memiliki perjalanan hidup yang berbeda.

Karena itu, tidak perlu merasa tertinggal hanya karena melihat pencapaian orang lain.

Belajar menerima diri sendiri menjadi langkah penting agar kamu bisa menjalani hidup dengan lebih tenang dan percaya diri. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.